Jangan Minder Ternyata Memiliki “Kulit Sawo Matang” Itu Beruntung, Berikut Penjelasannya

Kulit adalah lapisan terluar dari tubuh manusia, kulit manusia memiliki banyak kegunaan dan fungsi. Dari fungsi melindungi tubuh, fungsi ekskresi dan fungsi memperindah tubuh manusia. Sudah tidakk asing lagi jika warna kulit itu menjadi kriteria cantik atau tidaknya seseorang.

Kita beranggapan bahwa seseorang yang cantik adalah seseorang yang mempunyai kulit putih dan bersih. Maka tak heran banyak perusahaan kosmetik yang berlomba-lomba menawarkan produknya yang dapat membuat kulit kita putih, bersih dan mulus.

Kulit memiliki sel mesodermal, pigmentasi, atau melanin yang disediakan oleh melanosit, yang menyerap sebagian radiasi ultraviolet berpotensi berbahaya (UV) sinar matahari. Hal ini juga mengandung enzim perbaikan DNA yang membantu mengurangi efek merusak UV dan orang-orang yang tidak memiliki gen enzim ini mengalami potensi tinggi kanker kulit. Pigmentasi kulit manusia bervariasi antara populasi secara mencolok. Hal ini telah menyebabkan klasifikasi orang atas dasar warna kulit.

Warna Kulit berdasarkan Pigmen Melanin

Melanin ialah istilah yang luas untuk sekelompok pigmen alami yang ditemukan di sebagian besar organisme (arakhnida adalah salah satu dari beberapa kelompok yang belum terdeteksi). Melanin diproduksi oleh oksidasi asam amino tirosin, diikuti oleh polimerisasi. Pigmen diproduksi dalam kelompok khusus sel yang dikenal sebagai melanosit. Warna kulit manusia sangat ditentukan oleh ras atau keturunannya. Ada beberapa macam tipe warna kulit dilihat dari ras dan keturunannya.

Dari ras yang berbeda, manusia juga membawa pigmen yang jumlahnya berbeda juga. Pigmen inilah yang sebenarnya bisa membedakan mengapa antara ras yang satu memiliki warna kulit yang berbeda dengan ras yang lain. Kedua pigmen paling berpengaruh terhadap warna kulit itu adalah: eumelanin dan feomelanin. Eumelanin adalah pigmen hasil oksidasi yang berwarna cokelat tua sedangkan feomelanin adalah pigmen hasil reduksi yang berwarna kuning krem.

Caucasian. Tipe kulit Caucasian berwarna sangat putih, biasanya diikuti dengan warna rambut coklat keemasan. Tipe kulit ini hanya mengandung pigmen feomelanin. Warna kulit tipe ini akan selalu menjadi kemerahan jika terkena sinar matahari. Meski terpapar matahari, warna kulit ini tidak bisa menjadi hitam atau gelap.

Caucasian Mediteranian. Tipe kulit Caucasian Mediteranian memiliki warna kulit putih kemerahan. Pigmen feomelanin lebih besar dibandingkan dengan eumelanin sehingga berwarna kuning langsat. Tipe kulit ini akan menjadi sedikit gelap atau menghitam jika terpapar sinar matahari

Caucasian & Chinese. Tipe kulit Caucasian & Chinese memiliki warna kulit putih kekuningan. Pada tipe kulit ini, pigmen feomelanin lebih besar dibandingkan dengan eumelanin sehingga berwarna kuning langsat. Tipe kulit ini akan menjadi kemerahan dan berubah menjadi gelap kehitaman.

Malay. Tipe kulit Malay memiliki warna coklat sawo matang. Pigmen feomelanin lebih kecil jika dibandingkan dengan Eumelanin, sehingga berwarna sawo matang. Jarang berubah menjadi kemerahan jika terpapar sinar matahari, namun akan menjadi gelap dan menghitam.

Indian. Tipe kulit Indian berwarna coklat kehitaman. Pada tipe ini pigmen feomelanin lebih kecil lagi jika dibandingkan dengan eumelanin, sehingga berwarna lebih gelap. Jika terpapar sinar matahari, akan menjadi lebih gelap dan menghitam.

Negroid. Tipe kulit Negroid berwarna gelap. Tipe kulit ini hanya memiliki pigmen eumelanin. Pengaruh sinar matahari memperbanyak pembentukan eumelanin sehingga menghitamkan kulit. Kondisi ini banyak terjadi di negara yang beriklim tropis, seperti Asia, Amerika Latin, dan Afrika. Eumelanin ini sangat berguna untuk menangkal pengaruh sinar matahari berupa ultra violet yang berbahaya bagi kesehatan kulit, karena bisa menyebabkan kanker kulit. Menurut berbagai penelitian, kanker kulit lebih banyak terjadi pada bangsa yang eumelanin pada kulitnya sedikit.

Dari sebagian banyak orang selalu menginginkan agar kulitnya tampak putih dan cerah. Selain menggunakan bahan dasar alami tak sedikit banyak nya mereka khususnya wanita yang rela mengeluarkan kocek besar untuk memutihkan kulitnya agar tampak terlihat cerah dan pastinya cantik.

Apa bener kulit putih itu selalu tampak bagus dan beruntung. Nah, berbahagialah kalian yang memiliki kulit sawo matang, karena apa? Karena ternyata memiliki kulit yang tak secerah wanita eropa umunya memiliki keberuntungan lain. Untuk itu yuk, kita simak ulasannya dibawah ini.

Memiliki “Kulit Sawo Matang” Itu Beruntung

Selama ini banyak yang punya anggapan kalau mau tampil cantik, nggak ada jalan lain kecuali kulitnya harus putih. Makanya, nggak sedikit di antara teman kamu yang cari banyak cara biar warna kulitnya yang sawo matang berubah jadi putih. Walau nggak putih beneran, agak-agak putih atau mendekati putih juga boleh.

Padahal, cantik itu bukan soal warna kulit, tapi banyak sebab yang lain. Itulah sebabnya mengapa terlihat cantik nggak harus memiliki kulit warna putih. Nah dikatakan beruntung karena mereka yang berkulit sawo matang mengandung banyak pigmen melanin.

Kulit sawo matang adalah pelindung alami dari sinar ultraviolet yang berbahaya. Selain harus bangga sama kulit sawo matang, ada baiknya kamu kenali kelebihan yang dimiliki warna kulit yang agak-agak gelap sedikit ini.

1. Terhindar dari resiko kanker kulit

Orang berwarna kulit putih atau biasanya dimiliki oleh orang Kaukasia atau orang bule cenderung lebih mudah untuk terkena kanker kulit daripada orang yang berpigmen gelap. Karena itu, setiap orang luar atau bule lebih tertarik untuk menghitamkan kulit mereka karena, kulit yang terlalu putih mudah terkena paparan sinar ultra violet yang sangat merusak jaringan sel kulit dan bisa menyebabkan kanker kulit yang sangat menganggu kesehatan tubuh manusia

2. Kemampuan reproduksi yang lebih baik

Bahkan perempuan berkulit sawo matang biasanya memiliki kemampuan reproduksi yang lebih baik. Keuntungan yang dimiliki wanita berkulit sawo matang adalah memiliki kemampuan reproduksi yang lebih baik lho! Lagi-lagi kandungan melanin yang ada kulit sawo matang memberi keuntungan tersendiri. Dalam hal ini, melanin mampu menyaring sinar UV untuk mencegah kerusakan DNA sehingga risiko untuk melahirkan bayi yang cacat menjadi sangat rendah.

3. Lebih tahan saat terpapar sinar matahari langsung

Jumlah melanin dalam wanita yang berkulit sawo matang lebih banyak. Melanin inilah yang menjaga kulitmu dari efek jangka pendek dari sinar matahari, yakni warna kulit yang menghitam. Ketika kulit terlalu lama terkena paparan sinar matahari langsung, otomatis warna kulit akan berubah jadi gelap. Tapi, kalau kulitmu sudah berwarna sawo matang, kamu jadi tidak perlu terlalu khawatir akan perubahan warna yang terlalu timpang.

4. Lebih awet muda

Seperti yang sudah disinggung pada poin sebelumnya, bahwa paparan sinar matahari dapat menyebabkan seseornag mengalami penuaan yang cepat. Kabar baik nih buat kamu. Nggak perlu terlalu khawatir mengalami keriput lebih cepat. Serat kolagen yang dimiliki kulit sawo matang cenderung lebih banyak dan lebih tebal. Kolagen penting dibutuhkan kulit untuk menjaga elastisitas, kelenturan, kekenyalan, kelembapan, dan ketahanan pada kulit. Itu sebabnya pemilik kulit sawo matang cenderung nggak mudah berkerut dan terlihat lebih awet muda.

5. Menghambat radikal bebas

Radikal bebas yang berasal dari luar tubuh diketahui berbahaya bagi kesehatan tubuh dan kulit. Sumber radikal bebas banyak macamnya, mulai dari asap rokok, pestisida, makanan yang terkontaminasi racun, hingga sinar matahari.

Radikal bebas yang berasal dari sinar matahari dapat berdampak buruk bagi kulit, yakni menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel kulit dan menyebabkan kerusakan sel yang berhubungan dengan penuaan yang cepat. Nah, beruntunglah kamu yang punya kulit sawo matang. Melanin yang ada di bagian lapisan epidermis kulit akan membantu lemak untuk mempertahankan kelembapan kulit kamu sehingga kulit bebas kering dan pecah-pecah.

6. Kelebihan melani membuat tulang kuat

Pemilik kulit sawo matang dipercaya memiliki kesehatan tulang yang lebih kuat. Kenapa? Hal ini dikarenakan karena banyaknya kandungan pigmen yang dimiliki menyimpan cadangan vitamin D3 yang berasal dari matahari lebih banyak daripada kulit yang berwarna putih. Nah, dimasa tua nanti kesehatan tulangmu pun masih prima. Enggak usah khawatir lagi deh mengalami masalah tulang.

7. Jadi incaran para pria bule

Satu lagi keuntungan mempunyai kulit sawo matang yang akan membuat para wanita berteriak kegirangan, yakni wanita pria-pria bule yang faktanya lebih tertarik dengan wanit berkulit bernuansa gelap. Karena bagi mereka, wanita berkulit sawo matang lebih seksi jika dibandingakan wanita bule.

Ini sudah menjadi fakta yang diketahui sebagian besar orang, bahwa pada kenyataannya, orang berkulit sawo matang terlihat lebih seksi dan eksotis. Warna ini merupakan warna yang netral di antara warna kulit lainnya. Itulah kenapa orang kulit putih berlomba-lomba untuk mendapatkan warna kulit seperti yang kamu punya dengan berbagai cara mulai dari berjemur sampai perawatan khusus.

Tips Menjaga Kulit Sawo Matang

Walau dikatakan sebagai keberuntungan akan memiliki kulit berwana sawo matang, akan tetapi kalian jangan sampai lupa untuk merawat kulit agar tampak lebih baik dan pastinya tetap terjaga dan tak mengalami yang namanya kerusakan (kusam). Buat kamu pemilik kulit sawo matang, yuk coba perawatan kulit berikut ini agar kulit sawo matangmu terlihat glowing dan eksotis.

  • Gunakan Scrub

Karena kulit akan terus beregenerasi, rajin-rajinlah melakukan pengelupasan sel-sel kulit mati minimal seminggu sekali. Saat kulit yang mati sudah terkelupas dengan sempurna, kulitmu akan lebih cerah dan bersih. Lakukan eksfoliasi dengan menggunakan lulur atau dengan scrub dari bahan alami. Gunakan sikat scrub atau sikat kering untuk membantu mengangkat sel- sel kulit yang mati pada tubuhmu.

  • Skincare harian

Kalau kita melewatkan skincare harian sekali aja, jangan harap bisa dapat kulit wajah yang glowing, apalagi untuk kita yang punya kulit sawo matang. Pilih pembersih wajah dengan bahan-bahan natural seperti lidah buaya. Selain itu, pastikan ada kandungan kojic acid atau vitamin C di tiap skincare kita yang bakal menjaga kulit kita dari kekusaman.

  • Konsumsi Sayur Dan Buah

Guys, lindungi kulit dari dalam itu dengan mengkonsumsi buah dan sayur. Sayuran dan buah-buahan sangat baik untuk menutrisi kulit agar tetap sehat dan lembab alami. Vitamin dan gizi yang terkandung di dalamnya dapat membantumu menjadikan kulit tetap cerah alami, sekalipun kamu mempunyai warna kulit sawo matang. Jika kamu rajin mengkonsumsi sayuran dan buah secara rutin, kamu akan terhindar dari kulit kering dan kusam.

  • Lindungi Kulitmu Dari Sinar UV

Sinar matahari di siang hari memang berbahaya bagi kulit. Kandungan sinar UV nya tidak hanya akan membakar permukaan kulitmu, tetapi bisa merusak jaringan dan tekstur kulit. Oleh sebab itu hindari kulit terkontak langsung dengan cahaya matahari. Namun jika kegiatanmu banyak dilakukan di luar ruangan, sebaiknya lakukan perlindungan ekstra pada kulitmu. Kamu dapat mengenakan baju lengan panjang atau topi. Jangan lupa oleskan tabir surya yang ber SPF minimal 30 pada permukaan kulit.

Masih mau bilang kalau yang terlihat cantik haruslah mereka yang memiliki kulit berwarna putih? Untuk itu, berbanggalah kalian yang memiliki warna kulit sedikit gelap/sawo matang. Kalian hanya perlu menjaganya agar tak terlihat kusam, selain memiliki keberuntungan warna kulit juga menentukan suatu ras seperti mana yang dijelaskan diatas.