5 Fakta yang Perlu Diketahui Sebelum Menghilangkan Lemak Perut

Salah satu target dan tujuan seorang wanita melakukan diet adalah selain dapat menurunkan berat badan, juga dapat membuat perut mereka rata dan langsing. Dengan kata lain, terbebas dari lemak perut yang mengganggu penampilan. Selain itu, jika anda ingin melakukan upaya penurunan berat badan namun tidak dibarengi dengan target menghilangkan lemak perut, maka kemungkinan besar diet anda akan berjalan secara sia-sia.

Dengan begitu, selain menurunkan berat badan anda juga harus mencoba menghilangkan lemak di perut anda dan menjaganya agar tetap rata setelah berhasil melakukannya. Tetapi sebelum melakukan misi anda tersebut, terdapat beberapa hal yang perlu anda ketahui tentang lemak perut agar bisa membantu anda berhasil dalam menjalankannya.

Lemak Perut Lebih Dari Sekedar Penampilan

Selain dapat merusak penampilan tubuh anda, ternyata sebuah penelitian yang dilakukan di Washington University School of Medicine di St. Louis menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki lemak di sekitar pinggang mereka memiliki lebih banyak resiko terkena masalah kesehatan kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe-2.

Hal ini karena lemak perut berbeda dengan lemak subkutan, yaitu lemak yang terletak tepat di bawah kulit, lemak jenis perut atau lebih sering dikenal dengan lemak visceral cenderung terletak di sekitar organ penting anda. Pastikan anda untuk selalu memeriksa lingkar pinggang anda. Rata-rata wanita memiliki lingkar pinggang sekitar 89 cm, lebih dari itu maka bisa dikaitkan dengan peningkatan resiko terkena berbagai macam penyakit kronis.

Genetika Memainkan Peran Penting

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal Human Molecular Genetics di tahun 2013 menunjukkan setidaknya terdapat 5 gen berbeda yang memainkan peran penting terhadap jumlah lemak yang anda simpan di perut anda. Tetapi sebelum anda merasa pasrah, perlu diingat juga bahwa pengaruh genetika hanya berlaku ketika anda memiliki gaya hidup yang buruk.

Olahraga dan Membangun Otot Dapat Berguna

Lemak perut yang berhasil anda hilangkan biasanya akan bermuara ke otot, hal ini untuk menjaga tingkat metabolisme anda agar tetap tinggi dan meningkatkan sensitivitas insulin untuk mencegah lemak bergumpal di perut anda. Faktanya, sebuah penelitian dari Harvard School of Public Health di tahun 2015 menunjukkan bahwa olahraga kekuatan otot jauh lebih bekerja dengan baik dibandingkan dengan olahraga kardio.

Sementara olahraga angkat beban bisa sangat bermanfaat untuk menghilangkan lemak di dalam tubuh, anda juga bisa mendapatkan manfaat tambahan dengan menggabungkan diet tinggi protein. Sebuah penelitian dari McMaster University menemukan bahwa wanita yang mendapatkan 30% kalori harian mereka dari protein berhasil menghilangkan lemak perut mereka 2 kali lebih banyak dibandingkan dengan wanita yang menjalankan diet rendah protein.

Dapatkan Kalori Dari Sumber Berkualitas

Meskipun pada dasarnya anda selalu mendapatkan jumlah makronutrisi yang tepat (seperti karbohidrat dan protein), tetapi akan berbeda hasilnya jika anda mendapatkannya dari sumber makanan yang buruk. Banyak sekali makanan olahan yang sudah kehilangan banyak serat dan justru dipenuhi dengan bahan kimia dimana bisa menurunkan kadar hormon dan mempengaruhi bagaimana tubuh anda menyimpan lemak. Cobalah untuk mendapatkan makanan-makanan berkualitas seperti buah-buahan, sayuran, dan gandum utuh untuk memasok tubuh anda dengan vitamin, mineral, dan antioksidan sehingga dapat menjauhkan lemak dari perut anda.

Periksa Tingkat Stres Anda

Hormon stres kortisol yang meningkat tidak hanya mempromosikan penyimpanan lemak, tetapi juga dapat mengirimkan lemak tersebut langsung ke perut anda. Stres tersebut dapat mengganggu anda mencapai tujuan dan bisa datang dari berbagai hal, termasuk terlalu banyak berolahraga, beban kerja yang berlebihan, dan kekurangan tidur.

Faktanya, sebuah penelitian dari Wake Forest University menunjukkan bahwa mendapatkan tidur sebanyak 5 jam atau kurang dalam seharinya dapat menyebabkan peningkatan lemak visceral. Pastikan anda untuk mendapatkan tidur sebanyak 7 hingga 9 jam tidur di malam hari dan melakukan aktivitas-aktivitas untuk menurunkan tingkat stres anda, seperti yoga, berjalan-jalan di pagi atau sore hari, dan membaca buku.