Bau Kaki, Penyebab Serta Cara Mengatasinya

Kaki adalah salah satu area tubuh yang terkadang jarang diperhatikan oleh kita. Baik kebersihannya, kesehatannya dan keindahannya. Maka tidak jarang, banyak masalah yang timbul akibat kurangnya perhatian terhadap kaki. Ada beberapa masalah dengan kaki yang umum dialami oleh kita, misalnya, telapak kaki pecah-pecah, kuku kaki yang kotor bahkan aroma kaki yang tidak sedap.

Aroma kaki yang tidak sedap atau yang sering kita sebut dengan bau kaki (bromhidorsis) merupakan kondisi yang sangat mengganggu penampilan dan orang-orang disekitar kita yang menciumnya. Sebelumnya kita hanya mengira bau kaki disebabkan oleh keringat atau sepatu dan kaos kaki yang kotor. Tapi terkadang sering mengganti kaos kaki juga masih saja timbul bau pada kaki.

Mengapa bisa terjadi? Apa ada faktor lain yang menyebabkan timbulnya bau kaki? Tubuh manusia ditutupi kelenjar yang mengeluarkan keringat untuk menurunkan suhu tubuh ketika cuaca panas. Beberapa bagian tubuh memiliki konsentrasi kelenjar keringat yang lebih tinggi ketimbang bagian lainnya. Dan kaki, menjadi salah satu bagian tubuh yang paling banyak kelenjar keringatnya. Untuk itu yuk, kita simak ulasan mengenai bau kaki.

Penyebab Bau Kaki

Secara medis, masalah bau kaki dikenal dengan sebutan bromodosis. Bromodosis merupakan kondisi di mana kaki Anda memproduksi keringat berlebihan dan kaki menjadi lembap, terutama saat memakai sepatu, sehingga muncul aroma tidak sedap. Seperti halnya telapak tangan, telapak kaki juga memiliki kelenjar keringat yang berfungsi untuk melembapkan kulit dan mengatur suhu tubuh, misalnya ketika cuaca sedang panas atau Anda sedang berolahraga.

Keringat hanya tersusun dari mineral (Na,Cl dan k), tetapi keringat dapat berubah menjadi bau akibat adanya bakteri yang bercampur dengan keringat pada kulit kaki. Bakteri pada kulit kaki kita dapat menguraikan lemak dan protein dalam keringat kita menghasilkan senyawa asam. Nah, senyawa asam inilah yang menyebabkan bau tidak sedap pada kaki kita. Mungkinkah dengan menggunakan sepatu atau kaus kaki, bau sedap itu bisa tertutupi?

Mengenakan sepatu lengkap dengan kaos kaki juga tidak membantu mengurangi bau kaki ini. Justru penggunaan kaos kaki bisa mengurangi ruang bagi kulit kaki untuk bernapas. Saat berkeringat, kaki jadi lembab, menyebabkan bakteri mudah menetap dan hidup serta berkembang di dalamnya. Saat bakteri-bakteri ini berkumpul, mereka akan mengeluarkan gas berbau menyengat. Gas itulah yang membuat aroma kaki jadi mengganggu. Ada tiga jenis gas atau kotoran yang dikeluarkan bakteri pada kaki, yaitu propanoic acid, methanethiol dan isovaleric acid.

Methanethiol membuat kaki berbau seperti belerang dan keju dan itu diproduksi dari kulit mati. Isovaleric acid juga menebarkan aroma seperti keju dan tengik seperti cuka. Sementara propanoic acid memiliki bau kecut. Tentunya hal ini sangat menganggu terlebih lagi jika disaat anda sedang berinteraksi dengan orang lain, pasti sangat menjengkelkan. Selain diatas, ada beberapa faktor lainnya yang menyebabkan kaki bau.

Faktor Lain Penyebab Bau Kaki

1. Penggunaan Kaos Kaki

Beberapa orang percaya bahwa mengenakan kaos kaki dapat mengurangi risiko bau kaki dan oleh karena itulah banyak yang menyarankan untuk memakai kaos kaki sebelum mengenakan sepatu tertutup. Hanya saja kenyataannya justru kaos kaki bukanlah penolong yang baik. Bau kaki dapat tercipta sekalipun saat Anda memakai kaos kaki karena kulit kaki menjadi sulit bernapas akibat kekurangan ruang.

Kondisi kaki yang tertutup dan akhirnya berkeringatlah yang akan menaikkan risiko bau kaki muncul di mana sekalinya kaos kaki dibuka bau akan semakin menyengat. Penggunaan kaos kaki dengan bahan yang salah juga bisa menjadi pemicu utama bau kaki di mana kaos kaki yang baik dan bisa menyerap keringat adalah yang berbahan katun. Penggunaan kaos kaki selama beberapa kali padahal sudah lembab dan berkeringat juga akan menimbulkan bau kaki tak sedap secara terus-menerus dan bahkan bisa makin parah. Mengganti kaos kaki setiap kali sehabis dipakai adalah cara yang sederhana mencegah bau kaki.

2. Jarang Mencuci Kaki

Bau kaki dapat menjadi semakin parah ketika Anda tidak rajin membersihkan atau mencuci kaki Anda. Kebiasaan hidup seperti ini sangat tidak sehat, apalagi jika Anda terbiasa mengenakan sepatu tertutup dan kaos kaki seharian lalu tidak membersihkan kaki sama sekali atau mencuci kaki hanya dengan sabun biasa. Keringat akan tetap menempel di bagian kaki bila Anda tidak menggunakan sabun antibakteri. Bukan hanya keringat yang akan memenuhi kaki Anda, melainkan keringat tersebut akan bercampur dengan bakteri sehingga bau kaki akan makin serius dan menyengat.

3. Infeksi Pada Kaki

Jamur dan juga bakteri adalah salah satu musuh utama yang harus kita hindari jika kita tak ingin aroma tak sedap muncul dari kaki. Jamur biasanya rentan pada mereka yang harus menggunakan sepatu saat beraktivitas dan aktivitas mereka memicu keringat yang banyak (misalnya atlet). Untuk mencegah kemunculan jamur, mereka biasanya akan menggunakan krim anti-jamur.

Sayangnya, krim ini justru akan semakin memperparah keadaan, terutama pada area sela-sela jari. Jika kita bersikeras untuk menggunakannya, sebaiknya oleskan krim pada alas dan sisi kaki. Untuk sela-sela jari sebaiknya gunakan bedak anti-jamur. Selain itu, jangan lupa membersihkan kaki dengan benar setelah beraktivitas.

4. Jarang Mencuci Sepatu

Banyak orang sangat malas dan jarang mencuci sepatu mereka meskipun memakainya setiap hari. Maka jangan heran bila kaki pun akhirnya mengeluarkan bau tak sedap karena bau kaki bisa jadi dikarenakan bau pada sepatu. Sepatu bisa menjadi sarang bakteri bila tidak pernah dicuci atau dibersihkan yang berimbas pada kaki yang mudah menjadi bau. Hal ini akan diperparah apabila Anda jarang mencuci kaki dan mencuci sepatu di mana bau menjadi semakin menyengat.

Umumnya masalah bau kaki muncul karena keringat yang menempel pada kaus kaki atau sepatu tidak dikeringkan maupun diganti selama lebih dari satu hari. Namun, pada beberapa orang, masalah bau kaki disebabkan oleh kondisi yang lebih serius. Berikut ini adalah faktor-faktor risikonya.

  • Perubahan hormon

Pada manusia, perubahan hormon bisa menyebabkan produksi keringat bertambah. Perubahan hormon bisa terjadi saat masa puber atau saat mengandung. Itulah mengapa para remaja, ibu hamil, atau pasien terapi hormon lebih rentan mengalami masalah bau kaki.

  • Hiperhidrosis

Hiperhidrosis adalah sebuah kondisi medis di mana seseorang memproduksi keringat jauh lebih banyak dari biasanya. Gangguan ini disebabkan oleh berbagai kelainan neurologis atau metabolisme.

  • Athlete’s foot

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi jamur dan bisa menyerang siapa saja, tak hanya para atlet. Athlete’s foot biasanya ditandai dengan rasa gatal dan kulit kaki yang kering dan pecah-pecah. Anda pun jadi rentan mengalami berbagai masalah kaki lainnya.

  • Stres

Stres akan menyebabkan berbagai respon yang berbeda pada tubuh setiap orang. Ada yang jadi gatal-gatal, sakit perut, berjerawat, atau pusing. Namun, ada juga beberapa orang yang akan berkeringat secara berlebihan pada telapak tangan dan kaki ketika diserang stres. Ini karena tubuh Anda akan melepaskan hormon stres yaitu kortisol, yang akan memicu kelenjar keringat untuk terus memproduksi keringat.

Lalu bagaimana cara mengatasi bau kaki? Solusinya sebenarnya cukup sederhana. tidak perlu menggunakan obat-obatan khusus. Cukup dengan mengikuti beberapa tips dibawah ini, maka bau kaki anda akan segera hilang.

Cara Mengatasi Bau Kaki

Cara terbaik untuk menghilangkan bau kaki adalah dengan membunuh bakteri yang menyebabkan bau tersebut. Ada banyak cara yang bisa di lakukan. Nah, jika bau kaki sudah terlanjur menimpa anda jangan khawatir karena ada beberapa langkah untuk mengatasi nya untuk itu simak ulasannya dibawah ini;

  • Membersihkan kaki

Pertama-tama penting adalah membersihkan kaki terlebih dahulu dari kotoran. Apabila kaki anda sedang mengalami sakit, coba bersihkan sebentar dengan air hangat. Anda bisa membrush bagian seluruh kaki agar dapat bersih lebih optimal. Gunakan brus yang lembut dan busa sabun, lakukan secara perlahan-lahan saja

  • Merendam kaki

Setelah anda membersihkan kaki tersebut, selanjutnya cobalah rendam kaki dengan air hangat. Air hangat memiliki tegangan permukaan yang lebih rendah dari air biasa sehingga akan dapat membukan semua pori-pori, mengangkat kotoran yang menempel termasuk bau dan melancarkan peredaan darah.

Sebelum anda melakukan perendaman kaki, anda bisa mencampur jenis rempah-rempah lain kedalam air hangat. Misalnya minyak kelapa, minyak cengkeh, minyak oregano, soda, cuka sari apel, sabun antibakteri, minyak zaitun dan lain sebaginya. Rempah-rempah ini mengandung antiseptic alami sehingga akan dapat membunuh bakteri yang berada pada kaki anda. Campurkan secukupnya saja dan lakukan perendaman dalam beberapa menit

  • Rendam dengan air dingin

Air dingin berfungsi untuk menutup pori-pori bagian kaki agar tidak mudah di masuki bakteri dari luar. Cobalah rendam kaki anda sebentar sebelum menyelesaikan langkah ini. Apabila anda biarkan kaki dalam pori-pori besar akan memudahkan bakteri masuk dan tinggal pada kaki. Ini menyebakan penyakit lain akan mudah timbul.

Ketika anda merendam kaki dengan air dingin, anda bisa mencampurkan bahan-bahan yang memiliki aroma harum seperti daun kemangi, daun jeruk, daun serai, daun pandan, daun jambu, daun kenikir dll. Ini berfungsi untuk memberikan aroma yang harum pada kaki anda.

  • Keringkan kaki

Setelah selesai merendam kaki dengan air dingin, selanjutnya keringkan dahulu kaki anda. Bersihkan kaki dengan handuk. Biarkan sampai benar-benar kering. Apabila kaki anda bau karena keringat saja, seharusnya sampai step ini sudah menyelesaikan masalah bau kaki.

Akan tetapi apabila bau kaki akibat dari infeksi bakteri yang ada di dalam celah kuku kaki, mungkin masih terasa sedikit sakit. Anda bisa mempercepat penyembuhan pada bagian yang sakit dengan memunuh bakteri yang menginfesi. Membunuh bakteri yaitu dengan memberikan antiseptic. Antiseptic atau antibakteri anda bisa beli di apotik.

Antiseptik dari bahan alami misalnya dari minyak kelapa VCO lebih baik anda gunakan. Anda cukup meneteskan beberapa tetes kedalam bagain yang sakit. Biarkan dalam beberapa saat, setelah itu bersihkan kembali kaki. Lakukan sampai kaki anda sembuh dari sakit dan bau menyengat. (Apabila minyak keras, campurkan sedikit air agar tidak terlalu panas). Anda juga bisa menggunakan buah buahan yang mengandunag antiseptik dapat membantu anda membunuh bakteri dari dalam tubuh

Cara Menghilangkan Bau Kaki Pada Sepatu

Bau kaki pada sepatu dihasilkan oleh bakteri yang berinteraksi dengan keringat. Kondisi lembap dan hangat di dalam sepatu sangat cocok bagi bakteri untuk tumbuh dan memproduksi bau menyengat. Kaus kaki yang dikenakan lebih dari sehari dan pemakaian sepatu yang tidak dirotasi membuat bau sepatu semakin tajam karena penumpukan bau tanpa jeda yang cukup. Berikut ini delapan cara mengatasi sepatu bau:

  1. Mengeringkan sepatu. Taruh sepatu di luar rumah dan biarkan hingga kering, sebagian sepatu bisa dijemur di bawah sinar matahari langsung, tetapi sebagian yang lain hanya bisa diangin-anginkan agar tidak merusak bahannya.
  2. Mencuci sepatu. Periksa petunjuk perawatan sepatu kets atau sepatu olah raga Anda untuk mengetahui apakah bisa dicuci. Sebagian sepatu kets dan sepatu olah raga bahkan bisa dicuci di mesin cuci, sebagaimana dijelaskan di situs Rinso di sini.
  3. Menaburi sepatu dengan bubuk penyerap bau. Bubuk soda kue merupakan bahan alami yang mampu menyerap bau. Taburkan sedikit bubuk soda kue atau bedak putih di dalam sepatu dan biarkan semalaman. Singkirkan serbuk ini sebelum sepatu dikenakan.
  4. Memanfaatkan koran. Koran juga mampu menyerap bau. Buat gumpalan kertas koran, lalu pakai untuk menyumpal rongga sepatu. Biarkan selama sepatu tidak dipakai atau ketika disimpan agar sekaligus menjaga bentuk sepatu.
  5. Memakai produk penghilang bau sepatu. Kebanyakan produk semprotan penghilang bau dalam sepatu mengandung enzim dan/atau bakteri yang mampu melawan penyebab bau sepatu dengan hasil instan.
  6. Menambahkan pewangi. Bahan-bahan beraroma sedap bisa Anda pakai untuk menggantikan bau di dalam sepatu. Letakkan kulit jeruk di dalam sepatu dan biarkan semalaman. Atau, teteskan sedikit minyak esensial di sol dalam sepatu dan biarkan hingga kering.
  7. Mengganti sol dalam sepatu. Di pasaran tersedia sol dalam sepatu yang terbuat dari bahan antijamur. Jika produk semacam ini sulit didapatkan, pilih sol dalam berbahan katun. Apa pun yang Anda pilih, ganti sol dalam sepatu secara rutin sendiri di rumah atau memakai jasa tukang sol sepatu.

Menjaga kebersihan adalah kunci utama sukses kesehatan. Apapun penyakit kebanyakan di sebabkan oleh bakteri yang berasal dari lingkungan kotor. Sebagian besar penyebab bau adalah adanya aktifitas bakteri pengurai yang menghasilkan gas tertentu hingga menyebabkan bau. Bau tersebut di cium manusia dengan aroma yang tak sedap. Seperti halnya bau badan ataupun bau mulut, bakteri juga yang melakukannya. Nah untuk itu ada baiknya jika melakukan pencegahan agar bau tak sedap tak menghampiri kaki anda.

Pencegahan

Setelah sembuh dari bau kaki yang menyengat, jangan biarkan datang dan membuat repot anda lagi. Sebaiknya di cegah agar tidak terulang kedua kalinya. Berikut adalah tindakan mencegah penyakit bau kaki :

  • Jaga kebersihan kaki

Kebersihan merupakan bagian yang paling utama dalam kesehatan. Penyakit apapun itu akan memberikan nasiat untuk selalu menjaga kesehatan. Termasuk penyakit bau kaki. Anda juga harus menjaga kebersihan kaki, terutama pada bagian samping kuku. Ini paling sering di infeksi bakteri dan menyebabkan bau busuk.

Bersihkan kaki anda dari kotoran dan debu yang menempel pada kaki. Anda bisa melakukan penggosokan kaki dengan brus yang lembut secara perlahan-lahan. Gunakan sabun agar mendapatkan busa yang membersihkan lebih optimal.

  • Potong kuku

Kuku yang panjang akan menyulitkan anda membersihkan kaki secara optimal / menyeluruh. Akibatnya masih ada bagian yang kotor berada di kaki. Ini dapat menjadi rumah bagi bakteri yang akan menimbulkan bau kaki. Sebaiknya anda potong kuku apabila sudah panjang.

  • Selalu cuci kaki

Setelah berakitivitas, akan banyak bakteri-bakteri menempel pada tubuh kita. bakteri ini bisa saja berasal dari debu atau dari benda-benda yang terkena kaki saat beraktifitas. Agar bakteri tidak berkembang biak menjadi lebih banyak, cuci kaki terlebih dahulu sebelum istirahat. Ini jauh lebih baik untuk menghindari bau kaki menyengat

  • Kaos kaki yang bersih

Jika anda seorang karyawan yang bekerja di kantor atau di perusahaan akan di wajibkan untuk menggunakan kaos kaki dan sepatu. Kaos kaki yang menutupi seluruh permukaan kaki anda akan membuat kaki menjadi hangat. Ini memicu keluarnya keringat pada kaki. Keringat akan melembabkan kulit kaki dimana ini suasana yang di sukai bakteri. Bakteri yang banyak berkembang biak akan menjadi pemicu bau kaki.

Bakteri bisa berasal dari kaos kaki yang kotor ketika ada keringat yang keluar akan di uraikannya membentuk senyawa lain yang menyebabkan bau. Maka dari itu, selalu gunakan kaos kaki yang bersih. Gunakan kaos kaki 2-3 kali pakai saja setelah itu di cuci agar tidak menyebabkan bau.

  • Sepatu yang bersih

Demikian juga dengan sepatu. Keringat yang berlebihan keluar dari pori-pori kaki membuat kaos kaki basah hingga tumpah pada sepatu. Keringat tersebut akan menjadi tempat bakteri menciptakan bau busuk pada sepatu. Cucilah sepatu anda secara berkala, misalnya seminggu sekali agar tidak menimbulkan bau yang memalukan.

Dikatakan sebagai penyakit yang ringan dan mudah dalam menyelesaikannya, tetapi jangan sampai terjadi terus menerus. Karena ini akan sangat mengganggu dan merepotkan aktifitas anda sehari-hari.Bahkan bau kaki bisa mengurangi rasa percaya diri seseorang, maka dari tiu ada baiknya melakukan pencegahan. Demikianlah ulasan yang ada diatas semoga penjelasan ini bermanfaat bagi anda.