Bukan Hanya Kecelakaan, Ini Penyebab Lain Amnesia

Mungkin kamu pernah mendengar kata amnesia atau dengan istilah umum yakni “hilang ingatan”. Nah, apakah tanggapan kamu mengenai masalah ini? Apakah mereka yang hilang ingatan akan menjadi sosok yang bisu (diam seperti orang linglung) atau malah sebaliknya. Kehilangan ingatan tidak berarti seseorang akan kehilangan kecerdasannya.

Begitu juga dengan pengetahuan umum, kesadaran, rentang perhatian, penilaian, kepribadian atau identitas biasanya tidak dipengaruhi oleh amnesia. Seorang penderita amnesia masih bisa memahami kata-kata, baik secara lisan maupun tertulis dan belajar keahlian tertentu (seperti bersepeda atau bermain piano). Mereka mungkin sadar jika sedang mengalami amnesia.

Namun, pahamkah kamu mengenai masalah ini? Kamu mungkin berfikir bahwa amnesia disebabkan oleh mereka yang mengalami kecelakaan ataupun terbenturnya kepala pada benda keras, sehingga membuat beberapa saraf mengalami gangguan. Pernahkah kamu berfikir bahwa amnesia memiliki beberapa jenis bahkan akibat amnesia bukan hanya dari kecelakaan saja. Untuk itu mari kita pahami bersama masalah ini dengan membaca artikel berikut.

Pengertian Amnesia

Hilang ingatan adalah gangguan yang menyebabkan seseorang tidak bisa mengingat informasi, pengalaman, atau kejadian yang pernah dialami. Selain itu, penderita amnesia juga akan kesulitan dalam membentuk ingatan baru. Amnesia dapat terjadi tiba-tiba atau berkembang secara perlahan.

Kondisi ini bisa menjadi gejala dari suatu masalah kesehatan yang lebih serius. Amnesia sering dikaitkan dengan demensia, yaitu sebuah kondisi yang juga mengganggu daya ingat. Namun, keduanya sebenarnya berbeda.

Tepatnya banyak orang yang mengatakan bahwa amnesia ialah hilangnya memori yang disebabkan oleh cedera atau penyakit yang mengenai bagian otak yang bertugas membentuk memori. Memukul kepalajatuh dari sepeda atau sepeda motor, menderita stroke atau perdarahan otak merupakan beberapa hal yang dapat menyebabkan amnesia.

Saat kita berpikir tentang amnesia maka sering dihubungkan dengan hilangnya ingatan secara total, tapi kenyataannya, amnesia (bisa terjadi permanen atau sementara).

Penyebab Hilangnya Ingatan

Fungsi ingatan secara normal melibatkan banyak bagian di dalam otak dan penyakit atau cedera apapun yang berefek pada otak dapat mempengaruhinya. Amnesia dapat dihasilkan dari kerusakan struktur otak yang berbentuk sistem limbic, yang mengontrol emosi dan ingatan kamu. Struktur ini terdiri dari thalamus, yang terdapat di dalam bagian tengah otak dan hippocampal formation yang terletak di cuping pada otak kamu.

Amnestic syndrome dikarenakan cedera otak atau kerusakan diketahui sebagai neurological atau organic amnesia. Penyebab yang mungkin neurological amnesia antara lain:

  1. Stroke
  2. Pembengkakan otak (encephalitis) dihasilkan dari infeksi virus seperti herpes simplex virus (HSV) atau sebagai reaksi otoimun terhadap kanker dibagian manapun di dalam tubuh (paraneoplastic limbic encephalitis, atau PLE)
  3. Tidak cukup oksigen di dalam otak (sebagai contoh adalah serangan jantung, racun karbon monoksida atau sulit bernapas).
  4. Penyalahgunaan alkohol dalam jangka panjang yang menyebabkan kekurangan thiamin (vitamin B-1).
  5. Tumor pada area otak yang mengontrol ingatan.
  6. Penyakit penurunan kemampuan otak, seperti Alzheimer’s dan bentuk lain dari dementia.

Cedera kepala dapat menyebabkan masalah dalam mengingat informasi baru, khususnya pada tahap awal penyembuhan –tetapi biasanya tidak menyebabkan amnesia yang parah. Namun, tahukah kamu bahwa ada beberapa penyebab lain yang dapat membuat seseorang mengalami amnesia.

Dan tahukah kamu penyebab lainnya? Mungkin masih banyak dari kita yang belum tahu mengenai penyebab lain amnesia, pastinya kebanyakan dari kita hanya mengetahui bahwa hilangnya ingatan didasari dari mereka yang mengalami kecelakaan yang mengakibatkan saraf otak mengalami gangguan.

Penyebab dan Jenis amnesia langka lainnya adalah psychogenic atau dissociative amnesia, yang terbentuk dari trauma, seperti korban dari tindak kejahatan. Gangguan ini dapat menyebabkan seseorang lupa kepribadian atau identitas diri, biasanya hanya dalam waktu singkat.

Jenis-jenis Amnesia

Seperti yang dijelaskan bahwa amnesia dapat terjadi bukan karena kecelakaan saja, maka dari itu kamu sangat perlu memahami beberapa jenis dari penyakit ini. Berikut jenis penyakit amnesia yang bisa menambah pengetahuan kamu mengenai masalah ini.

  • Amnesia Anterograde

Mungkin istilah ini begitu kurang familiar bagi kamu, namun jenis ini memang ada dan merupakan sebuah gangguan daya ingat dimana peristiwa masa lalu masih menempel begitu lekat pada memori seseorang. Hanya saja, ia hanya bisa mengingat yang sudah lalu sedangkan kejadian yang baru-baru saja terjadi malah sama sekali tak dapat diingat.

Penyebab

  1. Obat benzodiazepin.
  2. Cedera otak traumatis.
  3. Penyakit tertentu, seperti peradangan pada jaringan otak.
  4. Keracunan alkohol.
  • Amnesia Retrograde

Adalah hilangnya ingatan atau bagian dari ingatan sebelum waktu tertentu. Amnesia jenis ini umumnya berhubungan dengan gegar otak atau kondisi akut seperti stroke atau perdarahan otak, yang mana penderitanya tidak bisa mengingat hal hal yang terjadi sebelum terjadinya kecelakaan. Berdasarkan penyebab dan beratnya cedera, amnesia retrograde tidak mampu mengingat hal hal yang menyebabkan terjadinya kecelakaan atau informasi lainnya jauh sebelum terjadinya kecelakaan.

Penyebab

  1. Cedera otak traumatis atau bahkan amnesia pasca trauma.
  2. Operasi tertentu.
  3. Infeksi yang menyebabkan kerusakan otak.
  4. Kekurangan nutrisi di dalam tubuh.
  5. Mengalami pengalaman yang traumatis.
  • Amnesia Dissosiasi

Amnesia jenis ini sangat berbeda dengan dua amnesia sebelumnya dan jarang disebabkan oleh cedera fisik atau penyakit. Amnesia disosiatif atau yang dulu dikenal sebagai Amnesia Psikogenik merupakan salah satu bagian dari gangguan disosiatif dimana semua gangguan disosiatif ditandai dengan perubahan identitas, memori atau kesadaran pasien.

Para individu yang menderita gangguan ini tidak mampu mengingat berbagai peristiwa pribadi penting atau selama beberapa saat lupa akan identitasnya atau bahkan membentuk identitas baru. Mereka bahkan dapat pergi jauh dari lingkungan asal.

Penyebab

  1. Mengalami stres.
  2. Mengalami trauma.
  • Transient Global Amnesia

Kasus ini sebenarnya bentuk yang lebih serius dari jenis penyakit amnesia anterograde. Itu artinya penderita akan kehilangan kejadian yang baru saja ia alami dan kejadian tersebut akan hilang total, meski baru beberapa waktu lalu yang rentang waktunya tak begitu lama.

Penyebab

  1. Kegiatan fisik yang sangat berat.
  2. Trauma kepala ringan.
  3. Gangguan emosional yang sudah pada tahap akut.
  4. Prosedur medis tertentu.
  • Amnesia Infantil

Lain halnya dengan jenis yang satu ini sangat berbeda dari amnesia pada umunya. Istilah lain dari amnesia infantil ini adalah childhood amnesia dimana seseorang yang sudah dewasa tak akan mampu mengingat kembali peristiwa secara spesifik sebelum usia 2-4 tahun dan juga masa ketika ia sudah menginjak usia 10 tahun.

Penyebab

  1. Terjadinya reorganisasi memori otak.
  2. Masuknya segala sesuatu hal yang baru ke dalam otak untuk diingat dan dipelajari.

Pernahkah kamu mengalami hal semacam ini? Atau adakah orang terdekatmu yang mengalami masalah ini? Dalam beberapa beberapa kasus, penderita amnesia juga dapat mengalami ingatan palsu (konfabulasi), yaitu suatu ingatan yang terbentuk karena karangan atau berdasarkan kejadian sebenarnya, namun ditempatkan dalam waktu yang salah.

Gejala lainnya dari amnesia adalah disorientasi atau kebingungan. Hal ini mungkin karena sih penderita memiliki masa lalu yang sulit atau bahkan masa lalu yang membuatnya begitu stres dan takut apabila mengingatkannya kembali.

Mungkin kamu sering melihat dalam beberapa judul sinetron atau bahkan dibeberapa film-film yang menggambarkan bahwa amnesia adalah kehilangan seluruh ingatan sampai tidak mengenal diri sendiri, tidak demikian yang terjadi di dunia nyata. Pada kenyataannya, penderita Amnesia masih bisa mengingat dengan jelas identitas dirinya. Mereka dengan amnesia juga disebut amnestic syndrome, biasanya ingat secara jelas siapa diri mereka, tetapi sulit untuk mempelajari informasi baru dan mengingat sesuatu yang baru.

Namun adakah pencegahan dan pengobatan bagi mereka yang mengalami hal hilang ingatan tersebut?

Penanganan Amnesia

Langkah utama dalam menangani amnesia adalah melalui terapi. Contohnya adalah terapi okupasi dan terapi kognitif. Melalui terapi okupasi, ahli terapi akan mengajarkan pada pasien cara mengenal informasi baru, serta menggunakan ingatan yang masih ada untuk mendapatkan informasi baru. Sedangkan pada terapi kognitif, latihan ditujukan untuk menguatkan daya ingat. Penguatan daya ingat juga dapat didukung dengan bantuan teknologi, seperti telepon, tablet, atau agenda elektronik.

Selain terapi, pemberian vitamin dan suplemen juga dapat dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih parah akibat amnesia. Pemberian vitamin atau suplemen ini perlu ditunjang dengan perubahan gaya hidup, salah satunya adalah menghindari minuman beralkohol. Dan adapun hal-hal yang harus kamu hindari agar gejala semacam ini tak menghampiri kamu.

Karena kerusakan otak dapat menjadi akar dari masalah amnesia, maka sangat penting untuk mengambil langkah dalam memperkecil peluang ada terkena cedera otak. Sebagai contoh:

  1. Hindari penggunaan alkohol secara berlebihan.
  2. Memakai helm ketika bersepeda atau menggunakan sabuk pengaman ketika menyetir.
  3. Obati infeksi dengan cepat sehingga tidak menyebar ke otak.
  4. Cari pertolongan medis darurat jika kamu memiliki gejala apapun yang menunjukkan stroke atau aneurysm pada otak, seperti sakit kepala parah atau mati rasa pada satu sisi.

Yah, musibah atau bahkan kejadian yang tak diinginkan sekalipun kapan saja dapat terjadi, namun ada hal yang dapat kamu lakukan sebagai pencegahan untuk menjaga diri. Karena kesehatan bahkan hal baik dan buruk kapan saja bisa menghampiri kita, maka dari itu sebagai manusia ada baiknya selalu bersyukur atas berkah dan kesehatan yang saat ini kamu miliki. Karena kita tidak tahu bahwa banyak mereka yang nasibnya bahkan kesehatannya tak seberuntung kita.