Penjelasan Mengenai Tumbuhnya Kumis “Pada Wanita”

Kumis merupakan sebuah anugerah yang diberikan Tuhan kepada para pria. Setiap lelaki yang beranjak remaja pasti ditumbuhi bulu halus di atas mulut atau yang biasa dikenal dengan kumis. Yah, kumis bagi sebagian lelaki bisa digunakan sebagai ciri khas dari dirinya. Sebab beda orang beda tipe kumisnya.

Ada yang suka dengan kumis tebal, ada yang suka dengan kumis tipis, namun tidak sedikit pula yang tidak suka dengan kumis alias kumisnya selalu dicukur bersih.

Kumis adalah rambut yang tumbuh di atas bibir, di bawah hidung. Umumnya hanya tumbuh lebat pada laki-laki. Di Indonesia dan negara-negara bagian Asia lainya terutama Asia Selatan, Asia Tengah, Asia Barat, dan termasuk juga Indonesia yang pada umumnya termasuk suku Melayu dan Jawa, Kumis adalah sebagai identitas Pria sejati.

Dan kamu juga harus tahu guys, bahwa kumis sering kali menjadi lambang pria atas kemachoan nya lho. Beda halnya dengan lelaki yang tidak mempunyai kumis, mereka akan terlihat lebih kurang macho jika dibandingkan dengan lelaki yang berkumis.

Dan pernahkah kamu berfikir bahwa kedewasaan seseorang sebenarnya tidak bisa diukur dengan kondisi fisik seseorang. Namun, entah mengapa pria yang memiliki kumis memiliki kesan lebih dewasa. Benar nggak tuh? Namun gimana bila kumis tumbuh pada sosok wanita? Apakah terlihat bagus atau malah mengganggu kondisi fisik pada wajahnya.

Penyebab Tumbuh Kumis Pada Wanita

Jika kita mencermati, ada sebagian wanita yang memiliki kumis tipis namun terlihat dengan jelas. Sebagai contoh, artis seperti Iis Dahlia atau Isyana Sarasvati memiliki kumis tipis tersebut. Meskipun terlihat seperti atribut laki-laki, kumis tipis pada kaum hawa ini justru membuat tampilan mereka menjadi lebih menarik. Sebenarnya, apa penyebab dari munculnya kumis pada wanita ini?

Ada beberapa faktor yang menyebabkan wanita ini memiliki kumis pada wajahnya yakni, faktor genetik dimana orang tua juga cenderung memiliki kadar hormon androgen tidak seimbang, hingga penggunaan obat tertentu seperti steroid. Namun, faktor penyebab lain yang menyebabkan munculnya kumis tipis pada kaum wanita, yakni gejala dari penyakit sindrom PCOS (Polycistic Ovarian Syndrome).

Seperti halnya seorang wanita Asal Leek, Staffs Inggris bernama Slobhain Fletcher. Kumis yang ada pada wanita ini tumbuh tak terkendali sehingga panjangnya menyamai kumis laki laki normal. Menjadikan dia harus berusaha keras untuk menahan rasa malu di depan halayak ramai (umum). Dia harus rela untuk selalu menjadi objek tatapan karena kumis yang tumbuh lebat di wajahnya. Kelainan tumbuh kumis yang dialami Fletcher adalah sindroma ovarium polikistik (PCOS).

  • Ketidak seimbangan Hormon

Pakar kesehatan menyebutkan adanya kumis tipis dan jelas pada wajah wanita ini disebabkan oleh keberadaan hormon androgen pada tubuh. Wanita yang memiliki hormon ini dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya akan mengalami pertumbuhan rambut halus yang lebih banyak pada beberapa bagian tubuh tertentu, termasuk pada bagian atas bibir.

Hormon androgen sendiri biasanya memiliki peran besar dalam hal mengendalikan perkembangan karakteristik khas pada tubuh pria, termasuk kumis dan jenggot. Karena alasan inilah berlebihnya kadar hormon androgen bisa menyebabkan wanita memiliki kumis tipis.

Menurut androlog dr. Anita Gunawan MS.Sp.And. Dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta, hormon androgen memainkan peran penting dalam pengaturan fungsi tubuh wanita, baik sebelum, selama, maupun sesudah menopause. Hormon inilah yang memicu tumbuhnya rambut di ketiak dan pubis saat dimulainya masa puber pada gadis remaja.

Selain itu, androgen juga diperlukan wanita dalam proses pembentukan estrogen, sekaligus memainkan peran penting dalam mencegah pengeroposan atau hilangnya massa tulang (osteoporosis), mempertahankan gairah seks (libido) dan menyeimbangkan mood.

Hal ini yang membuat tubuhnya untuk memproduksi hormon pria testosteron berlebihan. Akibatnya kumis dan jenggot tumbuh seperti tak terkendali. Penyakit ini bisa dikatakan cukup berbahaya untuk wanita karena bisa menyebabkan gangguan pada sistem reproduksi wanita dan membuat wanita menjadi sulit hamil. Jika tak segera ditangani, PCOS bahkan bisa mengancam kesehatan seperti masalah diabetes dan penyakit jantung.

PCOS bisa ditandai sejak dini sejak perempuan mengalami pubertas. Mereka yang punya berat badan berlebih biasanya lebih mungkin mengalami PCOS karena masalah insulin. Berikut beberapa gejala PCOS seperti berikut.

  1. Tumbuh jerawat.
  2. Naiknya berat badan dan sulit menurunkannya.
  3. Tumbuh rambut-rambut halus di wajah dan tubuh (dada, perut dan punggung).
  4. Siklus menstruasi tidak teratur, bahkan terkadang hanya haid 9 kali dalam setahun.
  5. Rambut kepala menipis.
  6. Susah hamil atau mengalami masalah kesuburan.
  7. Sering merasa depresi.

Seperti yang kita tahu bahwa kebanyakan wanita begitu risih bila tubuhnya ditumbuhi bulu-bulu halus pada bagian tertentu seperti halnya kaki, tangan dan juga wajah. Banyak cara yang kerap mereka lakukan seperti halnya perawatan waxing ke salon untuk menghilangkan bulu-bulu tipis di atas bibir. Karena itu sangat mengganggu penampilannya terlebih lagi ia seorang publik figur. Namun nih guys, kamu jangan salah bahwa wanita yang punya kumis taklah begitu buruk atau bahkan hal yang memalukan.

Bahkan banyak dari pria begitu menyukai wanita yang diatas bibirnya ditumbuhi kumis tipis. Banyak pria yang mengatakan “wanita yang berkumis tipis itu cantiknya berlipat-lipat deh” Buat kamu yang terlahir dengan adanya bulu kumis tipis ini seharusnya nggak perlu lagi risih, karena ini nggak banyak di alami oleh kebanyakan wanita.

Fakta Wanita Yang Mempunyai Kumis

1. Wanita yang memiliki banyak bulu, berarti punya libido tinggi. Apakah ada kaitannya dengan kondisi ini? Bila sudah didiagnosis wanita androgenik, karena kelebihan androden dalam hal ini testoteron, kamu memang bisa memiliki libido lebih tinggi ketimbang wanita yang tingkat androgennya normal.

Tapi, ada juga pendapat bahwa kondisi itu tidak berpengaruh dengan libido seseorang. Tumbuhnya bulu halus tersebut dipengaruhi oleh hormon androgen pada pria dan progesteron pada wanita, yang tidak berkaitan dengan dorongan seksual manusia.

2. Wanita yang berkumis tipis terlihat lebih berkarakter, mandiri dan tetap percaya diri dengan apa yang dia miliki. Ya, wanita dengan memiliki kumis tipis pada wajahnya akan terlihat cantik bahkan seksi tergantung kepercayaan diri yang ada pada dirinya dan bagaimana ia membawa suasana apabila ada hal yang menjadikan kumis tipisnya menjadi bahan sorotan teman ataupun orang-orang.

Beda lagi dengan wanita yang kurang memiliki kepercayaan diri yang tinggi, ia akan merasa bahwa hal tersebut akan sangat mengganggu penampilannya karen ia kan beranggapan bahwa ia beda dengan wanita lainnya. Sehingga ia melakukan penghapusan dengan cara mencukur kumis tersebut setiap hari.

Hal tersebut kadang malah tambah menebalkan kumis tipis tadi. Berbeda halnya dengan wanita yang memilih perawatan seperti penyinaran sinar laser yang dapat menghilangkan secara permanen kumis tipisnya.

3. Wanita yang berkumis tipis itu Selalu antusias akan Kerja, kerja dan kerja, ya mereka memiliki nafsu kerja yang tinggi. Seperti yang kamu ketahui, mereka memiliki hormon laki-laki yang agak lebih banyak dari cewek yang tidak berkumis dan hal inilah yang menyebabkan mereka terlihat lebih kuat bahkan bisa lebih jantan dari cowok tulen sesungguhnya.

4. Ada mitos mengatakan wanita yang berkumis itu susah mendapatkan momongan kenapa? Karena dengan meningkatnya hormon androgen, otomatis produksi estrogen dalam tubuh wanita jadi berkurang. Mau tak mau kondisi itu akan berpengaruh pada siklus haidnya, termasuk terganggunya proses ovulasi. Padahal, ovulasi merupakan proses pelepasan sel telur yang sudah matang dari ovarium, untuk dibuahi sperma. Ketika ovulasi tidak terjadi, maka tidak ada sel telur yang bisa dibuahi sperma.

Akibatnya, proses kehamilan pun sulit terjadi. Perlu diketahui, gangguan hormon androgen tidak bisa disembuhkan, tapi bisa dikontrol dengan menggunakan obat-obatan atau suplemen hormon tertentu. Memulihkan tubuh yang terganggu akibat ketidakstabilan hormon tentu membutuhkan waktu yang berbeda-beda pada setiap orang, sesuai dengan derajat keparahannya.

Sudah tahukan kamu bahwa tumbuhnya kumis pada wanita terdapat beberapa faktor, bahkan dikarenakan kelebihannya suatu hormon pada tubuhnya. Namun, hal ini bukan berarti menjadikannya berbeda pada wanita-wanita lainnya. Wanita berkumis tipis malah lebih terlihat menarik dan seksi.