Cerita Menyeramkan Old Changi Hospital Singapura

Singapura selama ini dikenal sebagai Negara yang sudah sangat berkembang dari beberapa Negara di Asia Tenggara. Namun kehidupan modern masyarakat Singapura ternyata mereka juga tidak bisa menutup sebelah mata dengan hal-hal berbau horor. Jika selama ini kita lebih mengenal Singapuran dengan menara dan patung singa nya ataupun hotel mewah bernama Marina Bay Sand’s, ternyata disalah satu sudut kota sebuah bangunan tua juga punya popularitas yang tak kalah dengan kedua bangunan megah tersebut, namanya adalah Old Changi Hospital. Bagi masyarakat Singapura, banguan tua yang dulunya merupakan salah satu rumah sakit. Tapi popularitasnya tidak dikenal sebagai bangunan bersejarah namun lebih dikenal sebagai bangunan atau rumah sakit berhantu di Singapura.

Dibangun pada tahun 1930 dan berlokasi di Netheravon Road di Changi, Singapura. Old Changi Hospital (OCH) memiliki sejarah yang panjang dan beragam hingga menjadikannya seperti sekarang. Dengan bangunan bergaya klasik, OCH bisa dilihat mirip dengan bangunan Kolonial Inggris pada awal tahun 1920-an. Anehnya OCH pertama kali dibangun bukan untuk sebuah rumah sakit. Selama kependudukan Inggris disana, mereka berencana memperkuat pasukan mereka yang berada di timur Singapura. Tempat itu terpilih karena berada di puncak bukit yang bisa melihat secara keseluruhan laut yang berada dibawahnya dan terbentang dari timur hingga selatan pulau tersebut. Kira-kira selama 10 tahun sebelum masa perang, bangunan klasik dengan tinggi hingga lantai 7 ini digunakan sebagai barak dan tempat tinggal bagi prajurit Inggris.

Namun fungsinya berubah kala pasukan Jepang melakukan invasi besar-besaran di Malaysia. Dalam dua hari penyerangan taktis, pasukan Jepang berhasil menduduki Changi, sejak pendudukan Jepang bangunan ini pun di ubah menjadi rumah sakit untuk mengobati para tentara Jepang yang terluka. Saat ini rumah sakit Changi memang telah tertutup sejak tahun 1997, bangunannya pun dibiarkan kosong begitu saja. Namun ternyata rumah sakit ini memang sudah terkenal dengan keangkerannya, bahkan jauh sebelum di tutup oleh pemerintah Singapura, rumah sakit ini sudah menyimpan banyak kisah-kisah horror. Kisah horor rumah sakit Changi pun sudah menjadi kisah hantu yang melegenda bagi masyarakat Singapura.

Bangsal Utama

Kisah horor Old Changi Hospital kita mulai dari ruangan bangsa utama. Ruangan ini terletak di lantai 3 rumah sakit atau yang lebih dikenal dengan nama bangsal hantu. Sekilas khususnya pada siang hari ruangan ini memiliki bentuk yang cukup nyaman dengan langit-langit yang menjuang tinggi membuat ruangan punya sirkuasi udara yang sehat. Tapi itu dulu, sekarang siang hari pun ruangan ini tetaplah ruangan horor, bagaimana tidak dengan beberapa barang penginggalan yang sudah mulai rusak plus dengan banyaknya berbagai kisah mengerikan yang mengubah ruangan menjadi seram.

Menurut kisah bangsal, ini merupakan salah satu sudut rumah sakit yang sangat angker, bahkan pengakuan beberapa masyarakat Singapura yang pernah melakukan wisata mistis mengatakan jika di ruangan ini masih sering terjadi fenomena gaib. Menurut kisahnya, di ruangan ini kerap terdengar suara teriakan pasien yang mengalami kesakitan. Tidak hanya itu, disini juga kerap terjadi penampakan hantu dengan berbagai wujud, mulai dari tentara Jepang yang sedang terluka parah kerap menampakkan wujudnya sampai sosok hantu yang menyerupai dokter dan perawat sering terlihat di ruangan ini. Dulunya bangsal ini memang menjadi satu-satunya tempat perawatan, bahkan disini banyak pasien yang tewas di ruangan ini.

Ruang Penyiksaan

Tempat lain yang menyimpan misteri adalah ruangan yang biasa disebut Ruang Penyiksaan. Banyak yang percaya bahwa tempat ini adalah tempat paling menakutkan di OCH setelah kamar mayatnya. Diantara ruangan dan bangsal, kau akan menemukan sebuah ruangan yang berbeda dengan yang lainnya. Bahkan hingga hari ini selotip buat keadaan darurat yang berwarna merah-putih masih tertera disana seakan menghalangi orang-orang untuk masuk atau mungkin melarang sesuatu dari dalamnya. Tembok-temboknya dibeton dengan tebal dan tak dicat. Jauh ke dalamnya kau akan menemukan sebuah struktur bangunan yang tampaknya pernah digunakan untuk mengamankan sesuatu dengan erat.

Salah satu tanda yang menakutkan adalah rantai-rantai besi yang salah satu ujungnya menyatu dengan baik ditembok. Rantai itu kelihatannya cukup kuat untuk mengikat seekor harimau. Dan juga, kau dapat melihat bercak darah yang telah berwarna merah maron masih menempel di lantainya. Sangat mengerikan. Ruangan ini biasanya berada dalam sebuah penjara tapi tidak untuk sebuah rumah sakit. Dan jangan dilupakan bahwa tempat ini digunakan sebagai rumah sakit militer oleh Jepang. Ada banyak kejadian yang tidak tercatat yang mengatakan selama perang terjadi banyak orang-orang “berpengaruh” ditahan di OCH. Kebanyakan dari mereka tidak pernah dilihat lagi dan mereka diyakini telah disiksa hingga tewas didalam sana.

Kamar Mayat

Selama ini kamar mayat di setiap rumah sakit memang sering dikaitkan dengan berbagai hal bersifat gaib. Bahkan hampir semua orang menilai bahwa kamar mayat merupakan tempat yang paling angker di setiap rumah sakit. Keangkeran kamar mayat yang sudah menjadi kisah legendaris juga terbukti di Old Changi Hospital. Konon kisahnya, kamar mayat di rumah sakit ini juga merupakan salah satu sudut bangunan yang paling horor. Hal tersebut dibenarkan oleh salah seorang petugas malam yang mengatakan dirinya sering mengalami gangguan makhluk gaib saat ia berpatroli disana. Mulai dari jeritan suara wanita sampai penampakan hantu berwujud menyeramkan pernah ia alami, bahkan sampai saat ini ruangan yang menurutnya masih tertata rapi itu sangat terlarang bagi setiap pengunjung. Di kamar mayat ini dikisahkan sering terjadi penampakan hantu yang dipercaya adalah arwah dari orang-orang yang telah meninggal.

Ruang Bawah Tanah

Sebuah rumor ruang bawah tanah juga memunculkan misteri di OCH. Rumor itu mengatakan bahwa OCH memiliki sebuah ruangan bawah tanah yang tersambung di dekat barak tentara sampai ke bawah bukit yang berada diluar. Beberapa titik dan tempat-tempat yang ada dalam OCH menguatkan rumor ini benar adanya. Titik pertama adalah sebuah lift utama yang berada didalamnya, lift itu memiliki tombol menuju ke ruang bawah tanah namun kini sudah tak berfungsi lagi. Dititik kedua dan ketiga adalah sebuah gundukan didekat tangga yang tampaknya ditutupi semen dengan terburu-buru dan sebuah pintu diujung bangunan ini yang tertutup dengan rapat. Beberapa petunjuk inilah yang dikaitkan dengan keberadaan rumor ruang bawah tanah tersebut.

Lebih dari 70 tahun yang bersejarah dari sebelum perang kependudukan Inggris hingga setelah kependudukan Jepang, tak terbayangkan rahasia apa yang tertanam dibawah sana. Pintu masuk yang diduga ruang bawah tanah itu tertutup dengan baik di dasar lantainya dan tidak pernah ada yang membukanya. Disisi kanan bangunan OCH terdapat sebuah ruangan kecil yang bisa digunakan untuk melihat ke luar, dari sana ditemukan sebuah cerobong yang diduga juga terhubung dengan ruang tersebut. Cerobong tersebut tampaknya bisa digunakan seseorang untuk keluar masuk melaluinya namun cerobong itu seperti sebuah terowongan tanpa ujung. Tak ada yang tahu sampai mana ujungnya dan apa yang ada di dalamnya.

Namun bukan berarti ceritanya sampai disana. Menurut petugas keamanan, bangunan tersebut sangat berhantu. Arwah-arwah orang mati biasa terlihat bergentayangan pada hari-hari tertentu seperti Senin, Rabu, dan Jumat. Biasanya mereka ditampakkan dengan sosok makhluk halus yang membelakangi mereka, jika ingin melihat wajahnya, sosok itu akan berusaha menghindar dan tidak ingin menunjukkannya. Pintu-pintu terbanting, dan jeritan wanita di tengah malam adalah hal yang biasa baginya.

Suatu malam sekitar pukul 1.45 dini hari, ketika tengah membaca koran, hembusan angin mendadak kencang, membuat bulu kuduknya berdiri. Ketika dia mengangkat kepalanya untuk melihat sekeliling, tiba-tiba dia melihat dua orang wanita yang satu nya seorang wanita Melayu dan lainnya keturunan Cina, berdiri hanya semeter disampingnya. Ketika ditanyakan bagaimana perasaannya menjadi seorang penjaga malam, dia mengatakan bahwa pada awalnya itu sangat menakutkan tapi dia sudah terbiasa sekarang. Hingga hari ini, kamar mayat itu masih terawat dengan baik dan dilengkapi dengan penjagaan yang ketat.

Jika kamu berpikir untuk mengunjungi rumah sakit ini dengan harapan menemukan sebuah penampakan hantu, pergilah dengan 2 atau 3 orang teman. Jika kau pergi melebihi jumlah itu, kau tak akan pernah melihatnya. Mereka akan bersembunyi di balik kaca jendela atau dibelakang pintu seraya memperhatikanmu dari belakang. Namun jika kau pergi seorang diri kesana, kau tidak akan pernah menemukan dirimu ‘sendiri’.