Mengapa Celana Dalam Masih Dibutuhkan, Meski Sudah Pakai Celana?

Sebagian besar masyarakat Indonesia terbiasa menggunakan celana dalam karena sejak kecil mereka diajarkan dan dibentuk demikian. Karena itulah, ketika mendengar pandangan bahwa sebaiknya celana dalam tidak digunakan, banyak yang mempertanyakan benar tidaknya hal tersebut karena memakai celana dalam bagi masyarakat Indonesia hampir menjadi sebuah gaya hidup.

Tentu Anda setuju bahwa celana dalam adalah jenis pakaian yang sangat penting bagi manusia modern. Tanpa celana dalam, bisa jadi aktivitas harian Anda akan terganggu karena rasa tidak nyaman di area intim akibat gesekan langsung dengan celana. Lebih dari pelindung area intim, celana dalam juga hadir dengan beragam varian yang masing-masing memiliki keunggulan berbeda satu sama lain. Namun pertanyaannya ialah, mengapa celana dalam begitu amat penting bagi sebagian besar masyarakat?

Manfaat Menggunakan Celana Dalam

Memakai celana dalam sangat baik bagi kesehatan tubuh khususnya pada organ genetikal manusia, baik laki-laki atau perempuan. Akan tetapi celana dalam juga memiliki berbagai jenis baik itu pria atau wanita. Terdapat beberapa anggapan tentang kesehatan tanpa menggunakan celana dalam. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai, anggapan mana yang lebih sehat apakah menggunakan celana dalam atau tidak menggunakannya.

Sekarang kita akan membahas mengenai manfaat apa saja yang bisa kita peroleh saat menggunakan celana dalam. Sebenarnya secara logika saja, kita sudah bisa memahami apa kegunaannya. Tentunya kita akan merasa tidak nyaman atau terganggu ketika tidak menggunakan celana dalam. Tidak hanya itu, kita pasti akan merasa malu dan merasa tidak sopan saat tidak menggunakan celana dalam. Nah berikut manfaat yang dapat kita ambil dari pemakaian celana dalam;

  1. Menghindari gesekan langsung antara penis dengan celana. Karena hal tersebut dapat menyebabkan luka pada penis.
  2. Menghindari timbulnya kuman atau bakteri. Ketika tidak menggunakan celana dalam, bakteri disekitar tempat tidur atau tempat duduk akan masuk dan berkembang biak dalam organ vital pria atau wanita.
  3. Bagi wanita, saat tidak menggunakan celana dalam juga bisa menimbulkan luka atau iritasi pada organ genetikal. Karena tekanan dari celana luar yang dipakai yang kasar akan melukai alat kelamin dan daerah sekitarnya.
  4. Dapat menyangga penis dengan baik. Saat menggunakan celana dalam, pria akan merasa nyaman ketika beraktivitas dan bergerak.
  5. Dapat menutupi vagina dan melindungi dari kotoran yang akan masuk dan menyebabkan gangguan pada alat vital.
  6. Memberikan kenyamanan pada pemakai. Pemakai bebas beraktivitas dan bergerak.
  7. Bisa menyerap keringat dan mencegah iritasi pada bagian vital wanita atau pria.
  8. Bisa menaikkan gairah seksual saat bersama pasangan.
  9. Melindungi kulit daerah vital pria saat mengaitkan resleting.
  10. Dapat memberikan perlindungan alat kelamin dari cahaya matahari yang panas, air hujan dan tumpuhan kopi, dll.
  11. Melindungi organ genetikal dari penglihatan orang lain.
  12. Akan menjadi pelapis pertama keika terkena cairan-cairan, sehingga tidak akan mengenai celana bagian luar.
  13. Dapat meningkatkan produksi sperma lebih banyak. Celana dalam yang nyaman dan sedikit longgar (tidak ketat) akan memberikan suhu yang dingin, sehingga akan menghasilkan sperma dalam jumlah yang banyak serta kualias yang baik.
  14. Dapat menjaga suhu. Organ intim sangat membutuhkan suhu lebih dingin dari pada suhu tubuh biasa. Ketika menggunakan celana dalam, organ genetikal akan menjadi lebih dingin dan nyaman.
  15. Mencegah terjadinya aliran darah yang berlebihan. Celana dalam yang sempit bisa membuat testis terjepit, sehingga suhunya menjadi hangat. Hal tersebut akan mengakibatkan aliran darah meningkat ke organ intim dan dapat menyebabkan pembuluh darah pada organ intim membesar.

Selama ini, mungkin Anda hanya mengenal satu jenis celana dalam saja. Padahal sebenarnya jika dibandingkan dengan pria, wanita memiliki banyak jenis celana dalam. Masing-masing jenis celana dalam tersebut memiliki manfaat dan penggunaan yang berbeda-beda. Nah, agar Anda tidak salah pilih jenis celana dalam, yuk ketahui jenis-jenisnya berikut.

Jenis Dan Fungsi Celana Dalam

Pakaian dalam merupakan sesuatu benda yang wajib untuk dipakai. Sebelum mengenakan baju, pakaian dalam selalu membungkus lebih awal. Bahkan ketika akan pergi tidur pun, beberapa orang enggan melepaskan pakaian dalamnya. Sedangkan beberapa orang lainnya memilih untuk tidak memakai sehelai kain yang membalut tubuh mereka. Di bawah ini, kami hadirkan penjelasan mengenai macam-macam jenis celana dalam dan manfaat yang diusungnya.

  • Celana Dalam Wanita

Terlihat menggemaskan serta memiliki banyak warna dan corak membuat banyak wanita memiliki koleksi celana dalam favoritnya sendiri. Namun dibawah ini, ada beberapa jenis celana dalam yang pastinya termaksud celana dalam favorit kalian nih girl, untuk itu yuk kita simak ulasannya.

1. G-string

Jenis celana dalam yang satu ini pasti sudah sangat akrab sekali nih di telinga.. Tapi tahu enggak sih, kapan waktu yang tepat untuk mengenakan celana dalam berbentuk “minimalis” ini? Karena g-string memiliki bentuk yang sangat tipis dan hanya menutupi bagian depan miss v, celana dalam jenis ini sangat tepat digunakan ketika Anda mengenakan baju model body-con dan juga rok yang ketat.

Celana ini tidak akan menampilkan garis pada pakaian ketika Anda memakainya. Eits.. tapi jangan khawatir, meskipun ukuran g-string terbilang sangat minimalis, tapi g-string nyaman untuk digunakan kok.

2. Thongs

Thongs sebenarnya memiliki bentuk dan kegunaan yang hampir mirip dengan g-string. Namun, thongs memiliki permukaan yang sedikit lebih lebar pada bagian depan dan belakangnya jika dibandingkan dengan g-string.

3. Briefs

Nah, sebenarnya jenis celana dalam yang satu ini paling sering Anda gunakan. Celana dalam ini memang memiliki penutup yang paling lebar dibanding dengan jenis celana dalam lain, sehingga nyamandigunakan sepanjang hari. Apalagi saat menstruasi, celana ini cocok digunakan karena biasanya noda darah tidak akan mengotori pakaian.

4. Bikini

Jika membicarakan tentang bikini, pasti hal pertama yang ada di pikiran Anda adalah jenis pakaian renang two-pieces. Padahal, bikini sebenarnya adalah jenis celana dalam yang memiliki perpaduan model antara thongs dan briefs. Celana ini memiliki bagian pinggir yang tipis, namun penutupnya lebih lebar jika dibanding g-string dan thongs. Celana dalam jenis ini sangat nyaman digunakan seharian, karena cukup lebar untuk menutupi bagian depan dan belakang, namun tidak terlalu ketat pada bagian pinggang.

5. Hipster

Celana dalam model hipster memiliki model yang hampir mirip dengan briefs, dengan bagian depan dan belakang yang cukup lebar. Namun, sesuai dengan namanya yaitu hipster, celana dalam jenis ini hanya dapat menutupi bagian depan dan belakang area kewanitaan Anda hingga bagian pinggul saja. Sedangkan celana dalam jenis briefs dapat Anda gunakan untuk menutupi area kewanitaan hingga ke bagian pinggang.

6. Boyshorts

Pernah lihat model celana dalam pria? Jika belum pernah, Anda bisa mendapat gambarannya dari jenis celana dalam yang satu ini. Celana dalam jenis boyshorts ini sangat cocok bagi Anda yang menginginkan jenis celana dalam full support di bagian depan, belakang, dan juga samping. Karena ukurannya yang terbilang lebih lebar dibanding jenis celana dalam lainnya, maka celana dalam jenis ini nyaman digunakan ketika Anda sedang menerima ‘tamu bulanan’. Dengan celana ini, pembalut yang Anda gunakan dijamin tidak akan ‘lari’ ke sana ke mari deh.

7. High Cut Briefs

Model celana dalam high cut briefs atau biasa disebut dengan granny panties ini merupakan jenis celana dalam dengan ukuran besar. Meskipun umumnya celana ini lebih sering digunakan oleh wanita yang sudah berumur dan wanita hamil, celana ini juga dapat kalian gunakan untuk sehari-hari kok.

Bahkan dengan menggunakan celana dalam model high cut briefs ini, bagian pinggang dan pinggul yang tertutup celana bisa terlihat lebih terbentuk. Nah, celana ini sangat cocok kalian gunakan ketika memakai jenis pakaian yang ketat ataupun celana berpotongan atas yang rendah, sehingga bagian bokongmu tidak akan tidak sengaja terlihat.

  • Celana Dalam bagi Pria

Nah setelah mengetahui beberapa manfaat celana dalam wanita, berikut beberapa manfaat memakai celana dalam bagi pria.

1. Boxer

Berbentuk celana pendek berukuran semi longgar, boxer memberikan kenyamanan ekstra serta sirkulasi udara yang lebih segar bagi area intim. Pantangan terbesar celana dalam jenis ini adalah ketika mengenakan celana skinny, di mana akan membentuk alur cetakan yang kurang sedap dipandang.

2. Trunk

Merupakan perpanjangan desain dari celana dalam brief, di mana berkembang menjadi berbentuk celana pendek dengan potongan sejajar di bagian pangkal paha atas. Dengan desain garis pinggang yang lebih rendah serta potongan medium short di kedua paha, trunk adalah pilihan tepat bagi pria dengan kaki slim karena mampu hadirkan ilusi kaki lebih bervolume.

3. Boxer Brief

Celana dalam jenis ini merupakan perpaduan antara kenyamanan desain boxer yang longgar dan prinsip dasar celana dalam yang membalut erat serta aman daerah intim pria. Menariknya, celana dalam jenis ini adalah yang paling cocok dikenakan untuk segala jenis tubuh pria tanpa takut membuat gagal penampilan.

4. Brief

Ini merupakan jenis celana dalam tradisional yang paling banyak dikenakan pria dari masa ke masa. Berbentuk celana segitiga yang menutup rapat area selangkangan, brief memberikan kenyamanan serta keleluasaan bergerak pada pemakainya. Namun jika ditilik lebih jauh, celana dalam brief sangat cocok dikenakan oleh pria dengan panggul besar karena akan memberikan efek melangsingkan ketika dikenakan di balik celana.

Tips Memilih Celana Dalam Yang Sehat Dan Benar

Pastikan kalau celana dalam yang akan Anda gunakan pas dengan ukuran tubuh Anda. Celana dalam yang terlalu ketat akan membuat aliran darah yang berada di daerah kewanitaan terhambat, menimbulkan iritasi, serta organ kewanitaan mudah lembab dan tidak bisa bernapas yang kemudian akan menyebabkan tumbuhnya jamur. Sedangkan celana dalam yang terlalu longgar akan membuat Anda merasa tidak nyaman karena letaknya harus selalu dibetulkan.

Pemilihan Bahan. Bahan terbaik untuk pakaian ataupun pakaian dalam adalah katun. Karena bahan ini mudah dibersihkan serta bisa menyerap keringat dengan mudah. Adapun bahan yang sebaiknya dihindari adalah nilon.

Pemilihan Berdasarkan Bentuk Tubuh. Sebaiknya celana dalam yang akan Anda gunakan sesuai dengan bentuk tubuh Anda. Hal ini agar Anda merasa nyaman dan tubuh Anda juga akan terlihat lebih indah.

Pemilihan Model. Selain itu, Anda juga bisa memilih celana dalam berdasarkan modelnya. Hal ini akan membantu Anda untuk menjadi lebih percaya diri serta merasa lebih nyaman. Adapun beberapa model celana dalam yang bisa Anda pilih adalah:

Hi-Cut Brief. Celana dalam model ini memiliki potongan celana yang terletak di atas panggul dan mendekati garing pinggang. Selain itu, celana model ini juga memiliki potongan kaki yang tinggi.

Full Brief. Bagi Anda yang memiliki pinggang dan perut yang berlemak, sebaiknya Anda menggunakan celana dalam jenis ini karena celana dalam ini memiliki potongan pinggang yang tinggi serta daerah pinggir pinggang yang memiliki sayap yang lebar.

Basic Bikini. Celana dalam model ini memiliki potongan yang tidak terlalu rendah dan terlalu tinggi. Selain itu celana ini juga memiliki bentuk fleksibel sehingga Anda bisa bergerak dengan bebas. Celana dalam model ini sering digunakan untuk berolahraga.

G-string. Celana dalam jenis ini hanya memiliki seutas tali di bagian belakangnya. Celana jenis ini bisa digunakan saat Anda menggunakan pakaian berwarna terang, celana ketat atau dress.

Nah, itulah beberapa jenis celana dalam wanita dan pria. Gimana sudah tahukan bahwa begitu banyak manfaat yang bakal anda dapatkan dengan menerapkan pemakaian celana dalam.