Misteri Poveglia “Pulau Hantu” Di Italia

Jika berbicara mengenai pulau, pasti yang terlintas dibenak anda ialah “liburan”. Sibuk dengan rutinitas harian yang padat, liburan adalah solusinya. Hal itu penting untuk menjaga keseimbangan tubuh dan terhindar dari stres. Banyak dari kita pastinya memilih “pulau” sebagai tempat wisata untuk menenangkan hati. Namun bagaimana jika ada sebuah pulau yang dikenal dengan julukan “pulau arwah”?

Diyakini dihuni oleh banyak hantu dan punya sejarah yang kelam. Cuma yang punya nyali yang bisa datang dan menjelajahinya. Banyak situs paranormal membahas pulau pulau berhantu di dunia. Jika benar adanya, pulau apakah itu? 

Pulau Hantu Poveglia

Di Italia, terdapat sebuah pulau kecil yang menyimpan banyak misteri. Pulau ini bernama Pulau Poveglia atau dikenal sebagai Pulau Arwah. Pulau kecil ini tidak berpenghuni, bahkan telah ditutup untuk umum karena sejarahnya yang sangat kelam dan menakutkan. Poveglia merupakan pulau kecil yang terletak antara Venezia dan Lido di Lagoon Venezia di Italia.

Jika dilihat sepintas, bangunan indah ini merupakan sebuah karya indah buatan manusia dengan kemajuannya pada puluhan tahun silam. Bangunan yang terkesan klasik ini didirikan pada tahun 1922 di pulau Poveglia, Italia. Gedung ini dulunya berfungsi sebagai Rumah Sakit Jiwa. Konon sebuah misteri kelam dan menyeramkan tentang hantu dan arwah gentayangan meliputi seluruh penjuru bangunan beserta Pulau Poveglia itu sendiri.

Sejarah mencatat pulau ini pertama kali dihuni pada tahun 421 ketika kaum Padua dan Este melarikan diri ke pulau ini untuk menghindari invasi barbar. Namun baru pada abad kesembilan, pulau ini mulai memiliki penghuni tetap. Peperangan beberapa kali terjadi di pulau ini menyusul upaya kaum Barbar yang coba mengejar kaum Padua dan Este yang melarikan diri.

Dalam beberapa kesempatan, kaum Padua dan Este mampu memenangi peperangan tersebut. Pada tahun 1379, Venice yang membawahi pulau Poveglia diserang armada Genoan dan membuat para penghuni pulau tersebut diungsikan ke Giudecca. Sementara pemerintah Venice memanfaatkan pulau yang sudah kosong ini sebagai pertahanan dengan membangun benteng Octagon. Saat perang berakhir, di tahun 1661 para penduduk asli Poveglia ditawarkan untuk kembali ke pulau tersebut sekaligus membangun ulang pulau itu.

Namun mereka menolaknya dan membuat pulau itu tetap tidak berpenghuni. Pada tahun 1777, Poveglia yang di bawah kewenangan Dinas Kesehatan manfaatkannya sebagai lokasi transit barang dan masyarakat yang hendak datang ke dan pergi dari Venesia menggunakan kapal. Pada 1793, ada kasus wabah penyakit di dua kapal yang membuat Poveglia difungsikan sebagai tempat karantina.

Bermula Saat Diserang Wabah

Tahun 1576 Italia terkena wabah pes atau yang disebut dengan ‘black plague’. Karena mematikan dan belum ada obatnya, ribuan mayat mulai menumpuk dan membuat lingkungan semakin memburuk. Wabah penyakit ini semakin meluas, sehingga banyak orang yang panik untuk menyelamatkan diri mereka. Pemerintahan Italia akhirnya membuat peraturan yang bilang bahwa setiap orang yang memiliki tanda penyakit pes harus diasingkan ke pulau Poveglia dan dibiarkan mati.

Orang-orang mulai panik, sehingga mereka mengambil semua mayat-mayat ke Pulau Poveglia dan membakar mereka. Mereka juga menggali lubang-lubang di Pulau untuk mayat-mayat. Setelah peraturan ini diberlakukan, sekitar 160 ribu orang tewas diasingkan di pulau ini, mulai dari bayi sampai orang dewasa. Pulau yang digunakan sebagai kuburan masal korban wabah The Black Death tersebut dibangun rumah sakit jiwa dengan menara lonceng yang menjulang, sangat terlihat dari kota Venezia.

Pada tahun 1922, di pulau itu dibangun sebuah rumah sakit jiwa. Mitos mengatakan bahwa dokter rumah sakit adalah seorang dokter gila yang sangat jahat, dokter itu menggunakan pasien-pasiennya untuk bereksperimen. Eksperimen dokter itu seperti “lobotomy” yaitu menggunakan alat seperti palu dan bor tangan manual. Selain mendapat tekanan dari dokter, pasien-pasien di pulau itu juga konon mendapat gangguan yang berasal dari arwah gentayangan korban wabah pes tetapi tak ada seorang pun percaya akan hal itu karena mereka sudah dianggap gila.

Konon, kisah menyeramkan kerap menghantui pulau tersebut. Bayangkan saja kehidupan sebuah pulau yang difungsikan sebagai karantina wabah penyakit dan menjadi tempat tewasnya sekitar 160.000 nyawa, bagaimana Poveglia tidak diliputi hawa yang suram dan arwah penasaran. Setelah beberapa lama, dokter tersebut merasakan kehadiran arwah penasaran poveglia. Akhirnya dokter mulai melihat roh dirinya sendiri dan melompat (atau dilempar) dari menara lonceng kematiannya. Rumor menyebutkan mayat dokter itu ditanam (dibata) di menara tersebut.

Sampai sekarang, Pulau Poveglia masih menjadi pulau yang sangat angker dan menyimpan misteri. Bahkan, pulau ini masuk dalam sejumlah acara supranatural populer, seperti Ghost Adventurers dan Scariest Place on Earth. Poveglia juga masuk dalam acara reality show Death in Venice: Demon Doctor. Ada rumor yang mengatakan nelayan venesia tidak mau mencari ikan di daerah sini karena sering menemukan sisa-sisa mayat manusia. Selain itu, katanya sering terdengar suara lonceng dari menara padahal sudah tidak ada lonceng di sana.

Saat ini, pulau Poveglia telah ditutup untuk umum dan pemerintah melarang para wisatawan untuk berkunjung walaupun beberapa paranormal nekat untuk mengunjungi pulau tak berpenghuni ini demi membuktikan segala misteri yang meliputinya. Selain pulau Poveglia dia Italia, ternyata ada beberapa pulau yang dianggap “mengerikan” untuk anda kunjungi. Pulau apa sajakah itu? Berikut penjelasannya.

Pulau Yang Mengerikan Di Dunia

Jejak dunia mistis seolah tidak pernah berhenti menyita perhatian, bahkan sejak awal peradaban manusia di bumi jejak-jejak makhluk gaib sudah menjadi legenda yang belum terpecahkan. Ternyata ada banyak tempat-tempat angker dengan kisah horor yang mengerikan, tidak hanya di bangunan-bangunan bersejarah, gedung-gedung tua, pantai tapi hingga pulau-pulau tertentu juga banyak yang dikenal angker.

1. Pulau Miyakejima di Jepang

Dibutuhkan nyali yang cukup besar untuk bisa tinggal di pulau ini. Mengapa? Karena pulau yang berlokasi di kepulauan Izu, Jepang ini sering dilanda gempa hebat. Namun bukan gempa itu yang menjadi masalah utamanya. Selain sering terjadi gempa, gunung yang masih aktif disana juga mengeluarkan gas belerang yang mematikan. Ngerinya, gas ini tidak hanya keluar dari gunung, namun juga dari sela-sela tanah.

Pada tahun 2000, gunung tersebut meletus kembali dan seluruh penduduk dievakuasi ke tempat yang aman. Kini pulau Miyakejima menjadi destinasi wisata bagi wisatawan yang penasaran dan ingin membuktikan lokasi berbahaya itu sendiri. Wisatawan dibekali dengan masker khusus jika ingin memasuki pulau itu. Meski terdapat gas berbahaya, namun tak sedikit pula wisatawan yang nekat berkunjung bahkan berenang di perairannya.

2. Pulau Sampah di Pasifik Utara

The Great Pacific Garbage Patch disebut pulau yang kotor dan tidak sehat untuk dikunjungi wisatawan. Sebabnya terdapat sangat banyak tumpukan sampah yang berserakan di sekitar pulau. ‘Kepulauan sampah’ ini disebut sebagai perusak hewan laut terbesar di dunia, karena sudah terlalu banyak zat beracun yang mengontaminasi air laut dan penghuninya.

3. Vozrozhdeniya, Uzbekistan

Pulau yang benar-benar tak layak dikunjungi wisatawan yaitu pulau Vozrozhdeniya di Uzbekistan. Pulau ini sangat berbahaya karena pada tahun 1948 pernah menjadi pusat pembuatan senjata biologi oleh Uni Soviet. Beberapa virus paling berbahaya di dunia seperti anthrax, smallpox, tularemia pernah dikembangkan dan dibuat disini.

Menurut kabar, virus-virus mematikan itu dimasukkan dalam senjata yang kemudian disimpan di pulau tersebut. Pulau ini pun sempat terlantar selama beberapa waktu. Hingga pada tahun 2000, pemerintah Amerika Serikat membantu membersihkan pulau dari virus-virus berbahaya, namun tetap saja tak ada yang berani memasukinya.

4. Pulau Norfolk, Australia

Neraka dunia, begitulah nama yang melekat pada pulau Norfolk yang berada di samudera Pasifik, Australia. Pulau yang letaknya cukup terpencil dan juga sangat cantik ini menjadi salah satu pulau paling angker di dunia. Konon hampir semua penduduk pulau yang berluas 35km ini mengaku pernah merasakan dan melihat langsung semua fenomena gaib.

Dalam sejarah pulau ini memang memiliki kisah yang sangat kelam, di bawah kekuasaan Inggris, Hart Island menjadi tempat buangan untuk para penjahat. Namun disini para tahanan diperlakukan sangat keji, mereka diberi makan seadanya, dibiarkan sakit, disiksa, diperkosa hingga di bunuh secara perlahan. Pemerintah Australia memang berupaya menghilangkan kesan angkernya namun selama itu kesan horor sama sekali tidak pernah hilang dari pulau ini.

5. Pulau Tiburon, Pulau Emas dan Kanibalisme

Pulau Tiburon adalah pulau terbesar yang ada di Meksiko. Di pulau ini suhunya sangat panas, tandus, dan penuh dengan binatang yang berbisa, serta sekelompok orang yang disebut dengan the Series yang telah lama diberi label sebagai kanibal. Pulau ini juga sudah lama dikenal karena mengandung kekayaan dan logam mulia yang tidak terhitung.

Penyelidik Arizona, Tom Grindell melakukan perjalanannya di pulau itu pada tahun 1903. Ditengah perjalanannya, dia merekrut seorang pria untuk membantunya. Dan akhirnya dia bergabung dengan tiga orang lainnya dan melanjutkan perjalanannya di tahun 1905. Mereka berangkat pada tanggal 10 Juni dan akan kembali pada bulan Juli. Namun mereka tidak pernah kembali.

Edward Grindell, adik dari Tom Grindell akhirnya memutuskan untuk mencari kakaknya di bulan September bersama dengan rekan-rekannya. Dia akhirnya menemukan jejak kakaknya, namun tidak ada mayat. Lalu dua tahun kemudian barulah ditemukannya sisa-sisa dari Tom yang tak lebh dari tumpukan tulangnya saja.

Guys, Melepaskan kepenatan dari rutinitas keseharian adalah wajib, karena bisa memberikan ruang bagi tubuh dan pikiran Anda. Namun jika pulau yang kalian kunjungi seperti pulau-pulau yang ada diatas, bukan menghilangkan kepenatan yang ada malah kalian yang hilang (hehe). Nah, sekianlah penjelasan mengenai Pulau Hantu Poveglia di Italia, semoga ulasan diatas memberikan pengetahuan bagi pembaca.