Yuk, Kenali Musik EDM Dan Genrenya

Musik adalah suara yang disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu dan keharmonisan terutama dari suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama. Walaupun musik adalah sejenis fenomena intuisi, untuk mencipta, memperbaiki dan mempersembahkannya adalah suatu bentuk seni. Musik juga dianggap sebagai sumber suara yang indah dan musik juga dipercaya dapat mengembalikan mood seseorang.

Ada begitu banyak jenis musik, terutama jenis musik EDM. Jenis musik yang satu ini adalah musik yang begitu banyak digandrungi oleh banyak orang. Bahkan kemunculan EDM banyak membuat musisi bahkan artis turut berkompetisi dalam menciptakan sebuah karya mengenai musik EDM ini.

Awal Kemunculan EDM

Genre musik ini mengalami pasang surut, sejak kemunculan musik EDM ia tak langsung menjadi besar. Sejarah EDM bermula dari tahun 1970, dimana kejayaan akan musik disco. EDM yang terkenal pada masa itupun merupakan musik elektronik disko. Penyanyi seperti Donna Summer atau band seperti Bee Gees adalah artis disko yang populer di era ini. Mereka mulai menggunakan sentuhan musik elektronik di jaman itu. Enggak cuma musik disko, muncul pula subgenre synthpop yang mulai diminati masyarakat. Itulah mengapa dikatakan bahwa musik EDM ini bukanlah hal yang baru.

Hanya saja kemunculannya pada masa kini jauh berbeda pada masa itu (pada tahun 70-an). Dan pastinya juga karena faktor eletronik yang kala ini semangkin canggih. EDM dikenal orang sebagai musiknya orang dugem atau musik dance bahkan diketahui sebagai musik yang diproduksi oleh para DJ (disc jockey). EDM atau kepanjangan dari electronic dance music memang berhubungan dengan kehidupan malam, lantai dansa dan disc jockey (DJ) atau bahkan produser musik elektronik.

Perlu kamu tahu bahwa musik bergenre EDM ini memiliki sub-genre yang begitu populer di masyarakat luas. Genre adalah istilah serapan untuk ragam pembagian suatu bentuk seni atau tutur tertentu menurut kriteria yang sesuai untuk bentuk tersebut. Dalam semua jenis seni, genre adalah suatu kategorisasi tanpa batas-batas yang jelas.

5 Genre Musik EDM Paling Populer

Popularitas genre musik EDM memang sangat menanjak, strategi untuk menggaet pecinta musik dengan menggandeng musisi dan penyanyi papan atas termasuk berhasil. Siapa sekarang yang tidak kenal dengan David Guetta, Calvin Harris, Martin Garrix, Skrillex dan Alesso. Genre dalam EDM bisa kita artikan sebagai bagian kecil atau sub dari genre EDM. Parameter pembeda dasar dari sub-genre EDM ini ada tiga hal yaitu, BPM (Beats Per Minute), Variasi Sinthesizer dan melodi. Berikut inilah Genre musik EDM yang begitu populer.

Techno

Seperti namanya, techno berarti mengedepankan ragam suara berteknologi dalam musiknya. Genre ini sendiri muncul di Detroit pada awal 1980. Sebagai bagian dari genre musik EDM, ciri khas musik techno ialah penggunaan berbagai teknologi baru dalam dunia musik. Di bawah ini ada beberapa DJ yang dikenal dengan pengaruh techno di setiap setnya:

  • Carl Cox
  • Adam Bayer
  • Richie Hawtin

Techno juga punya sub-genre, yaitu minimal techno. Minimal techno menggunakan sampling musik yang lebih sedikit dan repetitif. Musik techno ini bisa dipakai sebagai tolak ukur kecanggihan teknologi di genre EDM yang menjadi berbeda di setiap jamannya. Salah satu yang memiliki pengaruh techno dalam musiknya antara lain, Carl Cox dan Richie Hawtin.

House Musik

Kalau genre musik yang satu ini begitu banyak dari mereka yang menyukainya. Hampir semua musik Top 40 dipengaruhi house music, begitu pula sebaliknya. Genre musik ini berasal dari kota Chicago, Amerika. Kata “house” sendiri diambil dari nama sebuah kelab malam di kota itu, yakni The Warehouse.

Ciri khas house music adalah tempo yang upbeat, groovy dan kadang didominasi oleh kord piano dengan tempo sekitar 126-128 beats per minute (BPM). Inilah yang menyebabkan house musik sebagai musik bergenre terfavorit dan bahkan sangkin favoritnya musik ini genre ini punya berbagai macam sub-genre tersendiri:

  1. Acid House, Sub-genre yang satu ini sedikmit dipengaruhi oleh genre dari Trance dan juga Techno. Dan inilah yang menyebabkan temponya sedikit lebih cepat daripada sub-genre lainnya. Dan untuk mengetahui sub-genre ini kamu hanya perlu dengar track dari James yakni ‘Jack Rabbit’ Martin ini.
  2. Dutch House, Pastinya dari namanya saja kita pasti sudah mengetahui dari mana sub-genre ini, yah sub-genre ini berasal dari negeri Belanda. Dutch House sendiri merupakan salah satu sub-genre yang mulai populer bahkan juga begitu populer di negri tercinta Indonesia. Dan untuk itu biar kamu ngeh dengan sub-genre kamu hanya perlu dengar track dari Hardwell – Spaceman dan Chuckie & Junxterjack.
  3. Progressive House, dan untuk ciri dari sub-genre ini ia hampir sama dengan genre musik trance. Dimana tempo musiknya semangkin lama semangkin meningkat. Dan kamu dapat mendengarnya dengan track CLMD – Black Eyes & Blue atau Calvin Harris – Summer yang sekarang lagi hits.

Dubstep

Beda sub-genre beda pula jenis musiknya dan konon katanya dubstep ini adalah ide kreatif dari sang artis yang muncul saat mendengar suara mesin. Dubstep pertama kali diperkenalkan di London pada akhir tahun 90-an. Musik ini punya sound yang khas serta komposisi bass yang nggak beraturan dan terdistorsi. Karakteristiknya dubstep berjalan pada tempo 140 BPM dan mendadak bisa turun setengahnya.

Saat ini banyak sekali lagu dubstep yang booming. Salah satu artis yang berpengaruh di aliran dubstep ini adalah Skrillex. Dubstep tidak cuma dimonopoli sama Skrillex aja. Ada banyak musisi dubstep lain yang harus kamu dengarkan. Coba deh simak beberapa track ber-genre dubstep yang ada di bawah ini:

  • Knife Party – Centipede
  • Flux Pavillion – I can’t stop
  • Mount Kimbie – Carbonated (post-dubstep)

Trance

Secara harfiah, trance berarti keadaan ketika berada di alam bawah sadar. Sesuai namanya, musik trance ini bisa membuat terasa terhipnotis dan merasa senang atau sedih. Sensasi emosional ini tercipta melalui kombinasi berbagai ritme dan layer musik, dengan melodi dan vokal yang repetitif. Kalau kamu penasaran, coba deh dengerin beberapa musik trance yang ada di bawah ini:

  • Armin Van Buuren feat. Miri Ben Ari – Intense
  • BT – Skylarking
  • Above & Beyond – Alchemy
  • Neelix – Wherever you are

Drum & Bass

Genre yang satu ini memiliki kesamaan sedikit pada genre lainnya yakni, dubstep. Genre drum & bass diperkenalkan di London sekitar tahun 90-an. Dan genre Drum & bass ini rata-rata memiliki tempo 160-180 BPM dengan musik yang didominasi dengan drum dan bass tentunya. Sub-genre dari drum & bass paling populer adalah liquid funk dan drumstep. Artis populer genre ini yaitu, Wilkinson, Sub Focus, Goldie dan Bad Company.

Yah, pastinya diantara salah satu genre diatas, ada genre musik yang begitu kamu sukai bukan?