Miris, Inilah Kasus Pemukulan Polantas Oleh Anggota TNI

Hey guys kenapa kalian cemberut begitu? Ada masalah apa? Hem apes banget tahu nggak hari ini kami kenak tilang. Lho kok bisa begitu, hem kalian nggak pake helm pasti kan? Atau malah kebut-kebutan? Iya sih kami berdua tadi kebut-kebutan dan nggak menggunakan helm. Duh yah salah lah, seharusnya kalian berdua tuh berterima kasih kepada pak polisi, karena apa? Dia sudah begitu perhatian menilang kalian berdua, lho kok bersyukur sih? Yah kali kalau kalian berdua jatuh dan menimpa bagian kepala yang ada kalian udah terbang kesurga alias meninggal.

Apa mau kejadian seperti itu menimpa kalian? Nggak mau kan, maka dari itu harus terima jika ada polisi yang menilang kalian berdasarkan hukum lalu lintas ya guys. Nah bicarain soal menilang tahukah kamu, ada sosok TNI yang tak terima jika ia ditegur oleh salah satu polisi? Kejadian ini sungguh mengejutkan, untuk itu mari kita simak penejelasan hari ini.

TNI Pukul Polantas

Seharusnya Polisi dan TNI haruslah bersikap profesional dalam bertugas, walau terbilang anggota TNI ataupun kerabat polisi yang namanya hukum yah harus ditegakan dengan baik, ini malah anggota TNI sendiri memberi contoh yang buruk bagi masyarakat gimana mau menyokong masyarakat yang damai.

Kamis (10/8) kemarin, publik digegerkan dengan tersebarnya video salah seorang anggota TNI bernama Serda Novriandi Wira Sinaga yang terlihat ngamuk pada anggota Polantas, Bripda Yoga Vernando. Diketahui anggota TNI tersebut adalah anggota dinas di Komando Resor Militer 031/Wira Bima, Pekanbaru, Riau.

Tak hanya membentak, Wira juga memukul helm Yoga beberapa kali. Alih-alih membalas, anggota Polantas Pekanbaru Riau tersebut justru terlihat tenang dan tidak bergeming sama sekali. Ini diam antara sabar atau karena takut ya guys, hehe becanda kok.

Nah kejadian berawal tuh pada saat keduanya sama-sama naik motor. Yang berbeda, Serda Wira terlihat tidak memakai helm dengan membawa motor tanpa spion. Dan sosok polisi satu ini mencoba menegur dan memberhentikan sepeda motornya. Namun apa yang terjadi guys?

Anggota TNI ini malah mengamuk dan tak terima dirinya diberlakukan seperti itu. Yah kali ditegur seperti itu langsung ngamuk, gimana kalau masyarakat mencontoh sikapnya. Yang ada malah keributan yang timbul, hadeh. Ternyata kejadian mereka tersebut di videoin oleh beberapa warga dan video tersebut menjadi heboh dan gempar.

Video anggota TNI yang tampak semena-mena tidak mematuhi aturan tersebut, langsung mengundang reaksi keras dari netizen. Dan dibawah ini video TNI dan polantas, jangan ditiru ya guys.

Seram amat ya guys, masaan hanya karena masalah sepele TNI sanggup pukul polisi seperti itu. Terlebih lagi didepan orang banyak pulak. Hem sabar ya pak polisi.

Mengajukan Permohonan Maaf

Bukan sosok TNI ini yang meminta maaf, melainkan Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigadir Jenderal TNI Abdul Karim. Sebagai Komandan Korem sekaligus pimpinan yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut, Abdul mengatakan akan mengambil tindakan tegas. Dirinya mengatakan tidak akan menoleransi segala tindakan pelanggaran yang dilakukan setiap prajuritnya.

Saat ini Wira sudah ditahan di Markas Detasemen Polisi Militer Pekanbaru, sambil menunggu hasil pemeriksaan. Setelah hasil keluar, baru akan ditetapkan tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Abdul Karim juga telah menyampaikan permohonan maaf secara khusus kepada Polri, serta kepada seluruh masyarakat luas terlebih yang telah menonton video viral anak buahnya tersebut. Walau terbilang sangat memalukan namun apalah daya ia hanya seorang manusia yang dapat melakukan kesalahan. Untuk itu jangan terlalu menghakimi ya guys.

Serda Wira Mendapat ‘serangan’

Kalau dipikir-pikir perilaku dari TNI ini memang begitu tak masuk akal, hanya karena ditegur ataupun disenggol namun ia tak pantas bersikap seperti itu terlebih lagi kepada anggota polisi. Akibat ulahnya tersebut ia mendapat serangan dari banyak netien, bahkan salah satu akun media sosial Instagram yang diduga miliknya. Sebagian besar menghujat perilaku tak pantas yang sudah dilakukannya.

Serda Wira dengan nama akun @18wirasinaga dihujani komentar-komentar pedas dari netizen. Mayoritas menghakimi perilakunya terhadap Bripda Yoga di jalanan kemarin. Sebagian juga berkomentar tentang arogansinya yang memang sangat tampak di video tersebut. Selain memalukan namanya sendiri, perilaku tak sopan Wira ini juga membuat malu nama kesatuannya.

Usut punya usut ternyata Serda Wira mengalami ganggaun pada kejiwaannya. Waduh bener nggak ya, apa cuman hoaks aja nih? Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh, pelaku memang punya gangguan jiwa dan saat ini sedang didalami olehnya. Alfret mengatakan jika Wira memang memiliki tabiat kurang baik di kesehariannya. Ia pernah menjalani pemeriksaan kejiwaan dan hasilnya memang ada gangguan.

Hal ini juga dibenarkan Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Edi Hartono. Edi mengatakan pihak yang bersangkutan sedang berusaha mendalami kondisi kejiwaan Wira dan sebab pastinya. Edi menambahkan, Wira memang belakangan ini kerap bertingkah aneh. Bahkan perilaku buruknya ini sudah banyak dimaklumi teman-temannya.

Waduh jangan dibiarin dong, kan kasihan jika banyak dari mereka harus menerima perilaku buruknya. Namun banyaknya netizen yang mengajukan pertanyaan mengenai gangguan terhadap Wira, seperti halnya ‘mengapa jika memang Serda Wira mengalami gangguan jiwa, lantas kenapa justru langsung dijatuhi hukuman tahanan ya?

Yah memang aneh jikalah kalau ia mengalami gangguan terhadap kejiwaannya, ia seharusnya dibawa ke psikiater atau kerumah sakit jiwa bukannya ke tahanan (sel penjara). Dan seperti yang diketahui bahwa pada saat ini Wira telah dijebloskan ke dalam tahanan Detasemen Polisi Militer Pekanbaru. Bahkan kabarnya kaki tangannya sampai diborgol.

Guys ingat hargailah mereka yang menghargaimu, jika kamu tak pernah menghargai seseorang maka jangan mengharapkan seseorang akan menghargaimu. Perhatikanlah tindakan dan sikap yang tak baik, Gimana hukum mau adil. Sdangkan masih banyak aparat yang tak terima jikalah dirinya ditilang. Untuk itu sekian dulu artikel pada hari ini dan selamat membaca.