Mengenal Jenis Hutan Berdasarkan Fungsinya

Hijau, sejuk dan indah, yah itulah gambaran ‘hutan’. Sebagai pelajar, pasti kamu sering berkunjung ke suatu hutan guna untuk bercamping atau mengadakan penghijauan di suatu hutan. Hutan adalah suatu wilayah yang memiliki banyak tumbuh-tumbuhan lebat yang berisi antara lain pohon, semak, paku-pakuan, rumput, jamur dan lain sebagainya serta menempati daerah yang cukup luas.

Pastinya hutan memiliki jenis dan fungsinya juga. Untuk itu mari kita simak artikel dibawah ini dan baca terus ya guys, biar kamu pada tahu nih jenis hutan dan manfaat didalamnya.

Berdasarkan Fungsinya

Di dunia ini terdapat banyak jenis hutan yang masih dapat kita temui di hampir setiap daerah. Hutan memiliki fungsi yang penting bagi kehidupan makhluk hidup yang tinggal di dunia ini. Namun sayang, banyaknya mereka yang belum paham dan mengerti akan pentingnya sosok hutan bagi kehidupan kita di dunia. Banyak mereka yang secara sengaja membakar dan menebang hutan secara liar, mereka tidak memikirkan dampaknya untuk anak dan cucu kita nanti bahkan bagi kita sendiri.

Banyaknya jenis hutan dan fungsinya yang harus kamu ketahui, namun pada hari ini saya akan ngebahas mengenai jenis hutan berdasarkan fungsinya. Untuk itu yuk, kita simak bersama agar kamu paham mengenai jenis hutan berdasarkan fungsinya.

1. Hutan Lindung Protection Forest

Ini adalah kawasan hutan yang telah ditetapkan oleh pemerintah atau kelompok masyarakat tertentu untuk dilindungi agar fungsi-fungsi ekologisnya, terutama menyangkut tata air dan kesuburan tanah tetap dapat berjalan dan dinikmati manfaatnya oleh masyarakat di sekitarnya. Hutan lindung mempunyai karakteristik sebagai berikut:

  1. Memiliki fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan, seperti mengatur tata air, menghindari banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, serta memelihara kesuburan tanah.
  2. Biasanya ditetapkan pada hutan yang berada di wilayah hulu sungai, sepanjang aliran sungai dan di tepi-tepi pantai sesuai dengan fungsi yang diharapkan.

Beberapa contoh hutan lindung yang ada di Indonesia antara lain:

  • Hutan lindung Sungai Wain
  • Hutan lindung Wehea
  • Hutan Alas Kethu
  • Hutan taman raya Bung Hatta
  • Cagar alam kepulauan Karimata

2. Hutan Suaka Alam

Ini adalah hutan yang memiliki ciri khas tertentu dan juga memiliki fungsi pokok yaitu sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman hayati tumbuhan serta satwa dan juga ekosistem, yang juga berfungsi sebagai wilayah sistem penyangga dalam kehidupan. Ada undang-undang yang mengatur tentang kawasan hutan suaka alam yang diatur didalam UU Republik Indonesia no 41 tahun 1999 tentang kehutanan. Dibawah ini merupakan kategori dari Hutan Suaka Alam.

Cagar alam merupakan salah satu kawasan hutan suaka alam yang keadaan alamnya mempunyai kekhasan baik flora, fauna dan juga ekosistemnya yang perlu dilindungi dan dilestarikan dan perkembangannya berlangsung secara alami sesuai dengan kondisi aslinya.

Cagar Biosfer dan kawasan yang satu ini terdiri atas ekosistem asli, ekosistem unik dan terdapat ekosistem yang keberadaannya telah mengalami degradasi dan keseluruhan unsur alamnya dilindungi serta dilestarikan untuk kepentingan penelitian dan pastinya untuk kepentingan pendidikan.

Suaka Margasatwa dan untuk hutan ini ia memiliki ciri yang begitu khas, yakni berupa keanekaragaman dan keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya. Contohnya Taman nasional Ujung Kulon Banten.

Taman Nasional merupakan tempat yang begitu dilindungi oleh pemerintah pusat, dari perkembangan manusia dan polusi. Contohnya dar Taman Nasional ialah, Bali Barat sebagai tempat penangkaran jalak bali yang dikategorikan hewan langka. Taman Nasional Ujung kulon tempat penangkaran badak bercula satu yang hampir punah, hewan ini hanya ada di Indonesia saja.

3. Hutan Wisata

Ini adalah hutan yang diperuntukan untuk dibina dan dipelihara guna kepentingan pariwisata atau wisata baru. Hutan wisata terdiri dari Taman Wisata, Taman Baru dan Taman Laut. Di kawasan ini terdapat ekosistem dan keindahan khusus yang keadaan alamnya secara fisik tidak mengalami perubahan yang diakibatkan karena perbuatan manusia. Contoh taman laut adalah taman laut bunaken ‘Sumatra Utara’

Karakteristik yang dimiliki oleh hutan wisata antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Dikhususkan, dibina dan dipeliharan untuk kepentingan pariwisata dan juga wisata buru juga
    mempunyai keindahan alam yang khas.
  2. Digunakan sebagai tempat perlindungan bagi binatang maupun tumbuhan-tumbuhan langka agar kebedaraannnya tidaklah musnah.

Adapun contoh hutan wisata yang ada di Indonesia:

  • Taman hutan Tuatunu.
  • Taman hutan Dumai.
  • Taman hutan Pocut Meurah Intan.

4. Hutan Produksi

Ini merupakan kawasan hutan yang dimanfaatkan untuk memproduksi hasil hutan. Hasil hutan yang dimaksud bisa berupa kayu atau non kayu. Menurut Undang-undang No.41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan, pengertian hutan produksi adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil hutan. Secara umum, hutan produksi ini dibedakan menjadi;

  • Hutan rimba, yaitu hutan yang muncul dan tumbuh secara alami.
  • Hutan budidaya, yaitu hutan yang sengaja dikelola oleh manusia untuk kepentingan manusia. Hutan seperti ini biasanya hanya terdiri atas satu jenis pohon saja.
  • Hutan produksi tetap (HP), yaitu hutan produksi yang dapat dieksploitasi dengan perlakuan cara tebang pilih atau tebang habis.

Hutan produksi terbatas (HPT), merupakan hutan yang dapat dieksploitasi dengan cara tebang pilih saja. Hutan ini merupakan hutan yang dialokasikan untuk memproduksi kayu dengan intensitas yang rendah. Hutan seperti ini pada umunya berada di wilayah pegunungan yang mempunyai lereng- lereng curam untuk mempersulit pembalakan.

Hutan produksi yang dapat dikonversi (HPK), yaitu kawasan hutan yang secara ruang mencadangkan untuk digunakan sebagai sarana pengembangan transmigrasi, pemukiman dan pertanian.

Berikut ini merupakan karakteristik yang dimiliki oleh hutan produksi:

  1. Digunakan untuk memproduksi barang- barang yang bernilai ekonomi.
  2. Biasanya terletak di kawasan yang mempunyai batas HPH.
  3. Biasanya dikelola untuk menghasilkan kayu.

Manfaat Hutan

Hutan bermanfaat sebagai Paru–Paru Dunia, bahkan bukan itu saja banyak mereka yang memanfaatkan hutan sebagai sumber ekonomi. Manfaat lain dari hutan yakni untuk mencegah erosi dan tanah longsor, akar tumbuhan dan pohon yang terdapat dalam hutan merupakan bahan alami untuk mencegah longsor yang akan terjadi di berbagai daerah. Kehidupan hutan ini sangat penting karena hutan sebagai pasokan oksigen terbesar bagi dunia. Bahkan tahukah kamu bahwa ada sepasang kekasih yang rela Habiskan Waktu 26 Tahunnya Untuk Hutan Yang Rusak.

Karena mereka tahu pentingnya hutan bagi kehidupan Manusia, Fauna dan Flora. Manfaat hutan itu sendiri adalah ia sebagai habitat atau rumah bagi mereka semua (flora dan fauna). Oleh sebab itu kita seharusnya tidak merusak habitat mereka.

Nah, itulah tadi pembahasan mengenai hutan berdasarkan fungsinya. Sudah tahukan kamu bahwa hutan begitu amat pentingnya bagi mahkluk di bumi. Untuk itu perlu kesadaran akan mencintai hutan dan mulailah ikut serta dalam melestarikan hutan.