Mari Kita Kenali Olaharaga Yang Retan Mengalami Cedera

Dalam olahraga kebanyakan dari kita sering mengganggap pemanasan hanyalah formalitas biasa dan sering kali mengabaikan pemanasan sebelum melakukan olahraga kecil ataupun olahraga berat. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian adalah pepatah yang sering didengar dan juga diterapkan dalam olahraga, Akan tetapi itu lebih mudah diucapkan dari pada melakukannya. Dalam melakukan olahraga rutin seperti senam, nge gym, atau bahkan saat berenang, ada baiknya dilakukan pemanasan sesuai intruksi dari pembimbing agar saat berolahraga tidak terjadinya cedera. Cedera bisa terjadi sama siapa saja mau itu pria ataupun wanita. Cedera tidak mengenal usia, yang akan menimbulkan rasa sakit. Untuk menghindari cedera dalam olahraga ada baiknya terlebih dahulu kita tahu tentang latihan mencegah terjadinya cedera. Pastinya hal tersebut akan memberikan kita nilai plus tersendiri untuk menghindarinya. Namun, di balik itu semua yang namanya olahraga, pastinya ada yang rentan akan cedera. Berikut adalah beberapa olahraga yang rentan mengalami cedera.

1. Treadmill

Latihan treadmil mungkin kelihatannya sangat mudah namun bagi mereka yang untuk pertama kalinya mencoba latihan ini mungkin pernah melakukan kesalahan saat latihan seperti terpeleset, atau bahkan tergelincir karena kurangnya konsentrasi dalam latihan. Cedera yang diberikan kebanyakan terdapat dibagian pergelangan tangan atau lutut. Untuk mencegah agar tidak terjadinya cedera saat melakukan latihan ini, ada baiknya melakukan pemanasan sebentar dan memperhatikan langkah kaki. Lebih bagusnya menurunkan level kecepatan agar mereka yang baru pemula dapat menghindari kesalahan yang diberikan.

2. Angkat Besi

Angkat besi ialah permainan yang sangat menggunakan konsentrasi penuh dalam menargetkan beban yang akan diangkat. Angkat besi termasuk olahraga yang mengharuskan atletnya untuk memiliki sikap disiplin. Olahraga ini sangatlah tidak mudah dan sering kali atlet mengalami cedera, baik itu cedera kecil maupun cedera yang sangat serius. Untuk mencegah terjadinya cedera, ada baiknya saat melakukan olahraga ini memiliki konsentrasi yang baik dan tau masih dimana kemampuannya untuk mengangkat beban pada besi tersebut.

3. Bola Basket

 

Bola basket termasuk olahraga yang banyak digemari pemuda zaman sekarang. Bahkan sudah banyak komunitas, dan anak-anak masih berumur 8 tahun sudah sangat menggemari permainan ini. Namun jika permainan ini tanpa pengawasan ataupun guru pembimbing, permainan bola basket bisalah sangat membahayakan bagi mereka (pemula) karena cedera dapat terjadi kapan saja. Cedera yang sering dialami pemain bola basket yaitu cedera pada bagian lutut, cedera lutut bukanlah cedera yang biasa melainkan cedera yang cukup serius karena terjadinya sobekan kecil terhadap ligamen (bagian dalam lutut) yang mengakibatkan pemain basket harus mendapatkan perawatan yang cukup agar dapat mengembalikan posisi lutut tepat pada tempatnya, berhati-hatilah walaupun itu menurutmu olahraga yang biasa namun bila terjadi cedera itu akan menjadi hal yang sangat buruk.

4. Berlari

Kebanyakan dari kita lebih memilih olahraga ini sebagai olahraga sehari-hari yang dapat dilakukan kapan saja tanpa harus menghabiskan waktu yang lama. Lari dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja namun sering kali kita lupa bahwa lari yang salah juga dapat menimbulkan cedera pada bagian tumit atau ujung jari. Memang ini hanyalah cedera kecil namun cedera tetaplah cedera yang memberikan rasa sakit pada bagian tubuh. Maka dari itu untuk menghindari cedera, bagi mereka yang menyukai olahraga ini ada baiknya melakukan pemanasan sederhana atau lebih efektifnya berjalanlah 3-6 menit terlebih dahulu sebelum berlari.