Kereta Api Yang Wajib Dinaiki Saat Di Jepang

Jika kamu sedang liburan ke negri terbit nya matahari, Jepang. Kamu pasti ingin berkeliling jalan-jalan negeri yang indah akan pohon sakura tersebut. Jepang dikenal dengan tempat yang indah penuh dengan taman bunga yang sejuk. Saat di Jepang kamu akan melihat kota-kota yang bersih dari sampah. Kebanyakan masyarakat di Jepang lebih suka berjalan kaki atau pun naik kereta api saat hendek pergi ke kantor ataupun sekolah. Nah, buat kamu yang mau jalan-jalan di Jepang jangan lupa untuk wajib naik kereta api yang unik-unik, mulai dari Shinkansen yang super cepat dan hanya berhenti di beberapa stasiun besar, kereta reguler yang selalu berhenti di tiap stasiun, hingga beberapa kereta unik seperti tram yang ada di beberapa kota. Dan berikut ini beberapa daftar kereta api yang bisa kamu jadikan sebagai alat transformasi saat di Jepang.

1. Shinkansen Komachi/Super Komachi

Shinkansen Komachi/Super Komachi yang kecepatan operasionalnya hingga 300 KM/Jam dan kecepatan maksimalnya bisa sampai 320 KM/jam. Kamu akan merasakan kecepatan maksimal dari Super Komachi ketika kamu ke Jepang di waktu Golden Week. Super Komachi sendiri melayani rute Tokyo – Akita, namun kamu bisa naik di sebagian jalurnya saja, yaitu dari Morioka – Kakunodate.

2. Shinkansen Hayate

Yang ini adalah shinkansen kereta yang cukup unik karena desainnya yang keren. Bagian depannya mengerucut seperti peluru dan warna dasarnya adalah hijau. Kamu bisa naik kereta Shinkansen Hayate dari Shin-Aomori sampai Tokyo. Kecepatan maksimal Shinkansen Hayate adalah 275 KM/Jam, karena itu dari Shin-Aomori menuju Tokyo yang jaraknya 700 an km bisa ditempuh dengan waktu 230 menit saja.

3. Shinkansen Hikari

Shinkansen Hikari merupakan salah satu armada kereta api super cepat yang berada di Tokaido line. Jalur yang dilayani adalah dari Tokyo hingga Shin-Osaka, kamu bisa coba naik shinkansen yang satu ini dari Tokyo hingga Kyoto saja. Buat kamu yang hobi selfie-selfie dan kehabisan baterai saat liburan, kereta api ini sangat cocok untuk kamu. Karena Shinkansen ini memiliki stop contact di dalam nya.

4. Shinkansen Kodama

Shinkansen Kodama melayani jalur yang sama dengan Shinkansen Hikari, yaitu rute Tokaido Line. Bedanya, Shinkansen Kodama memiliki titik pemberhentian yang jumlahnya lebih banyak dari pada Shinkansen Hikari, jadinya waktu tempuh akan sedikit lebih lama jika naik shinkansen yang satu ini. Meskipun begitu, bedanya cuma beberapa menit saja kok, enggak terlalu lama juga. Jadi mau naik yang mana saja enggak banyak berbeda, pastikan saja kereta yang akan dinaiki berhenti di stasiun tujuan kamu.

5. Rapid Resort Shirakami

Kereta yang satu ini memang bukan kereta super cepat seperti shinkansen, tetapi ini adalah salah satu dari beberapa kereta api spesial yang ada di Jepang. Kenapa spesial? Karena jalur yang ditempuh melewati tepi laut Jepang dan lereng Gunung Shirakami yang merupakan UNESCO World Heritage.

6. Reguler Train

Regular train adalah kereta api yang bakal berhenti di setiap stasiun, sekecil apapun stasiun-nya. Kecepatan jelajahnya juga tidak terlalu tinggi, sekitar 80 KM/Jam. Saat kamu hendak menaiki kereta ini, kamu harus selalu dengarkan nama stasiun selanjutnya dimana kereta akan berhenti. Karena rata-rata stasiun kereta kecil sedikit diberikan informasinya dalam bahasa Inggris. Salah sedikit, kemungkinan kamu akan nyasar, terkecuali bisa berbahasa Jepang secara lancar.