Mengerikan, Inilah Kondisi Sungai Gangga Yang Begitu Horor

Apa yang ada dibenakmu mengenai negara yang terkenal akan aktor dan aktris papan atasnya yakni, India. Pasti kamu akan berimajinasi mengenai lokasi-lokasi syuting yang kerap ditampilkan dalam serial Bollywood, misalnya saja tempat yang sangat sering mereka gunakan yakni, pemandian di sungai Gangga. Tempat yang fenomena bahkan selalu ada di drama India. Indah, sejuk dan damai namun apa jadinya bila gambaran itu hanya ada di film-film saja. Untuk itu kali ini saya akan mengulas sedikit mengenai lingkungan dan kehidupan masyarakat yang ada di India.

Gambaran Kehidupan Yang Kotor dan Miskin

Banyak mereka yang mengatakan bahwa negara Pakistan yang terletak di bagian barat dan Bangladesh yang berada di bagian Timur, memiliki kehidupan yang cukup buruk bahkan sangat tidak baik. Namun tahukah kamu bahwa ada netizen yang berasal dari China mengatakan bahwa India adalah negara paling kotor yang pernah ia kunjungi.

Ia mengatakan bahwa dalam dua bulan terakhir saat ia berada di India ia selalu mendapatkan tempat yang begitu kotor dan bau. Bahkan ia sudah melakukan perjalanan menggunakan kereta dan bus hal hasil, ia juga menemukan tempat yang begitu berserak dan penuh dengan kotoran. Yang diherankan yakni, mengapa turis-turis lain begitu bersenang-senang dengan kondisi yang tidak baik seperti itu.

Tahukah kamu kota kecil yang bernama Bodhgaya? Tempat 2500 tahun yang lalu Buddha mencapai pencerahan yakni, tempat yang paling penting dari empat utama situs ziarah buddhis yang terkait dengan masa kehidupan Buddha Gautamaini. Nah yang dibahas kali ini bukan masalah agama, melainkan masalah perekonomian kota ini. Pasalanya begitu banyak para wisatawan berdatangan membawa uang asing mereka ke kantong beberapa hotel dan operator pariwisata, namun tetap saja mereka hidup dalam kemiskinan.

Bahkan kamu dapat melihat sampah pada jejalanan tersebut dan terdapat hewan yang berkeliaran. Parahnya lagi hewan-hewan ini (anjing, babi hutan, kambing gunung dan sapi) begitu liar mereka kerap bertengkar untuk memperebutkan makanan dan hewan-hewan tersebut bergantung pada sampah yang ada, sungguh miris ya guys bahkan sapi yang di anggap sakral oleh masyarakat setempat juga menjadi liar dan tak terkendali.

Sumber Bahan Bakar Yang Menggunakan Kotoran Sapi

Yah India begitu tandus dan sangat kering. Tatkala saya hanya akan melihat ke arah langit saja untuk menyegarkan penglihatan, karena begitu keringnya kota ini membuat saya tak tahu harus melihat ke arah mana, ucap netizen China. Para penduduk desa ini menggunakan bahan bakarnya dengan memanfaatkan kotoran sapi dan tak pernah menggunakan kayu bakar (hanya sesekali saja).

Bagi mereka kotoran sapi lebih baik dan ramah lingkungan. Di kota ini sapi-sapi suci memenuhi jalanan dan perlu untuk kamu ketahui bahwa para sapi yang dianggap suci ini kerap sekali buang air kecil dan pupnya di tempat yang mereka suka.

Para wanita disana mengepak pup sapi ini bersama jemari dan mengaduknya dengan kedua tangannya. Lalu dengan hati-hati menempel ke dinding hingga kotoran tersebut kering. Kotoran itu sebagian besar berisi rumput yang tidak bisa dicerna oleh sapi suci. Pasti kamu herankan apa mereka tidak terganggu dengan baunya?

Bagi orang India, bau seperti ini alami dan para wisatawan yang sudah lama tinggal disana sudah begitu terbiasa akan baunya. Dalam dua bulan saya di India, saya belajar menerima tumpukan kotoran sapi yang memenuhi jalanan. Yah saya harus bisa terima dengan keadaan ini namun saya masih bingung akan pemikiran orang India di zaman modern seperti ini, memiliki penghormatan yang tak habis-habisnya untuk sapi suci mereka.

Nah hal yang paling buat saya kaget pada saat saya mengunjungi suatu pantai yang bernama Puri. Yakni tempat wisata di pantai timur, dimana surga dan neraka bersatu. Salah satu sisi kota adalah area hotel dan pantainya yang indah, namun disisi lain ada sebuah desa nelayan yang malang. Nelayan yang malang? Yah kamu tahu bahwa pantai atau pun lautan ini dipenuhi dengan banyak sampah dan tumpukan sampah itu tak pernah diambil ataupun dibersihkan.

Dan parahnya bukan hanya sapi saja yang membaung air besar dimana-mana melainkan warga sana membuang air besar pada pantai tersebut, ini sangat menjijikan. Bukan hanya dipantai saja bahkan mereka tak malu untuk membuang air kecil pada sudut jalanan dan ditempat terbuka. Oh my god apa ini sebuah kebiasaan yang baik? Kalian semacam tak memiliki malu dan tata kerama.

Ini bukanlah sebuah tradisi atau budaya, namun karakter yang mencerminkan bahwa mereka sama sekali tak memiliki malu. Bahkan pada saat saya ke kota kecil dan menuju ke kota besar saya mendapati mereka pekerja yang memakai kemeja berkerah putih yang dimana mereka membawa sebuah koper dan tak malu melewati kerumunan oarang yang sedang kencing di dinding.

Hal ini adalah wajar bagi mereka dan tindakan ini tak pernah dikritik oleh siapapun, karena bagi mereka hidup seperti ini adalah cara hidup nenek moyang mereka yakni, hidup secara alami. Namun untuk buang kencing atau air besar dimana-mana tidaklah masuk akal, namun saya selalu berfikir bahwa suatu hari nanti India mendapat kemajuan seperti halnya untuk buang air kecil di toilet ataupun di tempat yang tertutup.

Miris, Sungai Gangga Dipenuhi Bangkai Hewan Dan Manusia

Ialah sungai di India Utara, para pemerintah dan pejabat mengatakan bahwa sungai ini termasuk sungai Nasional Bharat. Dalam Hinduisme, Gangga juga disembah sebagai dewi. Sungai ini adalah sungai suci bagi yang beragama hindu karena mengandung amrit, nektar keabadian bahkan sungai ini tempat dimana banyak mayat yang sudah dikremasi abu nya akan ditabur di sungai ini.

Dan begitu banyak penziarah datang kemari sebelum matahari terbit, para warga berdatangan untuk mandi di sungai ini. Sangat disayangkan guys, ternyata sungai ini tak seindah yang kita pikirkan bahkan sangat terlihat menjijikan. Tahukah kamu terdapat beberapa kotoran bahkan kotoran yang tak lazim untuk kita lihat.

Beberapa mereka asik mandi dan bahkan ada yang berenang disungai tersebut, sungai yang terkenal suci ini seakan-akan tidak terawat kamu bakal terkejut setelah melihat foto yang ada dibawah ini :

Mayat Terapung

Nah ternyata kejadian ini sudah sangat umum, bahkan bukan hanya mayat manusia saja yang terdapat di sungai ini. Melainkan mayat dan bangkai dari sapi. Sangat menjijikan mereka tak risih melihatnya bahkan banyak warga yang melihat dan bersikap tak acuh akan hal tersebut. Dan terdapat sisa tubuh dari sapi suci, gimana guys dengan pemandangan yang satu ini? Jangan terkejut ya.

Walau terdapat mayat yang mengapung tak sedikitpun membuat masyarakat enggan mandi ataupun berenang disungai ini, bahkan mayat yang sudah membusuk dan bangkai sapi yang terapung membuat mata saya begitu sakit untuk melihatnya. Kondisi seperti ini begitu menyakitkan, bahkan para wanita turut mandi dan meminum air ini. Yah tuhan, apa mereka tak melihat ada mayat disitu? Dan para warga yang menaik perahu tak sedikitpun acuh terhadap mayat yang telah ia lihat.

Lihat saja bangkai ini, terlihat sangat menakutkan bukan?

Nah kita beralih sejenak dari masalah bangkai dan mayat yang mengambang, pernakah kamu melihat wajah yang begitu menakutkan ketimbang kamu melihat mayat? Di India terdapat seseorang yang lebih menakutkan daripada mayat yang membusuk dan menderita penyakit kusta tua, ia terlihat sepertinya seseorang yang membawa mayat secara profesional. Sangat mengerikan guys, saya jadi takut nih.

Gimana? Yah kita tak dapat menyalahkan tradisi dan kepercayaan mereka. Dikatakan hidup secara alami membuat banyak warga berfikir bahwa cara hidup mereka telah benar adanya, namun kita hanya dapat berharap bahwa mereka bisa merubah sedikit pemkiran kuno tersebut. Karena tidak baik juga untuk kesehatan karena meminum air yang didalamnya terdapat banyak bangkai. Untuk itu demikian artikel hari ini semoga bermanfaat dan selamat membaca guys.