Bukan Manusia Saja, Kini Akupunktur Juga Dapat Dilakukan Pada Hewan Peliharaan

Pernahkah kamu mendengar istilah pengobatan Akupunktur? Mungkin bagi sebagian orang belum paham akan pengobatan semacam ini, atau mungkin sudah ada yang tahu mengenai Akupunktur? Nah pada kesempatan hari ini saya akan ngebahas mengenai pengobatan Akupunktur.

Apa Itu Akupunktur?

Ini dia asal kata akupunktur, yaitu berasal dari kata Acus dan Puncture yang merupakan kata dari bahasa latin. Acus artinya jarum dan punctura artinya menusuk atau tusukan. Sehingga dapat kita artikan Akupunktur merupakan suatu sistem pengobatan tradisional yang menggunakan teknik menusukan jarum pada titik-titik akupuntur tertentu dangan indikasi yang ada.

Nama asli akupuntur adalah Zhen Jiu, Zhen yang artinya jarum dan Jiu yang artinya pemanas atau api. Nah loh kok ada apinya? Ini karena selain meggunakan metode penusukan jarum sebagai titik perangsang akupuntur, Zhen Jiu juga menggunakan moksa, yang merupakan teknik perangsangan titik akupunktur dengan menggunakan efek panas (moksibusi) dari sejenis tanaman obat yang dikenal dengan Artemisia vulgaris.

Ilmu Akupunktur, Akupressure, Cop Moksibusi adalah bagian dari ilmu pengobatan Cina. Menurut buku Huang Ti Nei Cing (The Yellow Emperor’s Classic of Internal Medicine) ilmu ini telah berkembang sejak Jaman Batu, yaitu kira-kira 4–5 ribu tahun yang lalu, dimana digunakan jarum batu untuk menyembuhkan penyakit. Sebuah kasus di ungkapkan buku tersebut adalah penyembuhan abses dengan penusukan jarum batu.

Meskipun telah ada selama berabad-abad, sebagian besar masyarakat rupanya tidak banyak tahu tentang terapi akupuntur. Selain itu, ketidaktahuan tersebut juga memicu adanya mitos dan kesalahpahaman tentang praktek akupuntur yang telah berkembang di masyarakat saat ini. Nah, sebenarnya apa sih pengobatan akupuntur itu? Berikut adalah beberapa hal yang harus kamu ketahui tentang terapi akupunktur.

1. Terapi akupunktur tidak sakit

Meskipun pengobatan akupunktur menggunakan jarum sebagai media penyembuhan, faktanya hal tersebut tidak akan menimbulkan rasa sakit pada pasien. Sebab jarum yang dipakai sangatlah kecil dan fleksibel bahkan sebagian setipis helai rambut.

Ketika jarum ditusukkan pada tubuh, kamu akan merasakan sedikit nyeri dan tidak sesakit saat ditusuk jarum suntik normal. Namun, jika kamu punya phobia terhadap jarum suntik, kamu harus mengatakannya terlebih dahulu kepada ahli akupunktur kamu sebelum prosedur dimulai.

2. Pengobatan akupunktur menyembuhkan berbagai penyakit

Mungkin kamu juga bertanya-tanya apa manfaat dari pengobatan ini? Ada banyak kegunaan atau manfaat dari terapi akupunktur, diantaranya untuk mengobati sakit punggung, sakit leher, nyeri pasca operasi dan berbagai rasa sakit dan nyeri lainnya.

Tidak hanya itu, akupunktur juga dapat mengatasi masalah pencernaan, menstruasi yang tidak teratur, alergi, insomnia dan lain sebagainya. Untuk itu, konsultasikan dahulu masalah kamu kepada ahli akupunktur sebelum melakukan pengobatan.

3. Akupuntur memiliki dosis seperti halnya obat-obatan

Pada pengobatan akupuntur, biasanya penyakit kamu tidak akan sembuh hanya dengan satu terapi. Sama halnya dengan kamu harus meminum obat dalam dosis tertentu untuk menyembuhkan penyakit kamu.

Oleh karena itu, kamu perlu melakukan beberapa terapi agar kamu dapat merasakan manfaat dari pengobatan akupuntur ini. Namun, jika kondisi tubuh kamu tidak segera membaik setelah melakukan 10 kali terapi, kamu mungkin harus pergi ke orang yang berbeda.

4. Akupuntur bukan praktek keagamaan

Mungkin inilah yang membuat sebagian orang enggan melakukan pengobatan semacam ini. Inilah mitos yang umum dan populer tentang akupunktur. Faktanya adalah pengobatan akupuntur tidak ada kaitannya dengan agama manapun. Tujuan dari terapi akupuntur adalah berusaha untuk menyeimbangkan tingkat energi dalam tubuh manusia dengan cara yang sangat alami.

5. Akupuntur tidak memiliki efek samping

Mungkinkah pengobatan ini memiliki efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh? Tidak seperti obat modern, akunpuntur tidak mempunyai efek samping. Bahkan tubuh kamu akan merasa rileks, tidur nyenyak, stres berkurang dan membuat pencernaan kamu menjadi lebih lancar.

6. Pengobatan akupuntur masuk dalam asuransi

Tahukah kamu bahwa pengobatan akupunktur ternyata tergolong mahal di beberapa negara. Oleh karena itu, ada beberapa perusahaan asuransi yang berencana mencakup biaya untuk pengobatan akupunktur.

Nah masyarakat China sendiri menganggap pengobatan ini sebagai terapi akupuntur dengan Cenciu, yaitu tusuk jarum. Terapi akupuntur bukanlah terapi dengan khasiat mengubah yang sudah ada, misalnya setelah ditusuk jarum kemudian dia berubah menjadi belia. Tidak sama sekali, terapi akupunktur memaksimalkan yang sudah ada dalam tubuh kita, menotok aliran chi dalam tubuh kita teraliri dengan benar.

Untuk menjaga, mengobati dan mempertahankan keseimbangan Qi (energi) dalam tubuh kita adalah prinsip dasar akupuntur. Terapi akupuntur ini membuka aura positif dalam diri kita dengan menjaga kondisi seleuruh tubuh agar tetap sehat luar dan dalam.

Lamanya proses tusuk jarum untuk kesehatan biasanya selama tiga puluh menit sampai satu jam dalam sekali perawatan. Lalu bagimana cara kerja akupunktur? Mengapa begitu banyak orang yang menyukai metode pengobatan ini?

Cara Kerja Akupunktur

Seperti yang dijelaskan bahwa pengobatan ini menggunakan jarum sebagai bahan terapinya. Secara teoritis, jarum ditempatkan untuk merangsang serabut saraf besar, sehingga sinyal saraf nyeri yang kecil menjadi terhambat. Mathew mengatakan bahwa logika yang sama mendasari teori mengapa menggosok siku setelah terbentur dapat membantu mengurangi rasa sakit, sebab tubuh merangsang penghambatan saraf sakit untuk menenangkan rasa sakit.

Kemungkinan lain adalah endorfin, hormon yang membuat orang ‘merasa baik’. Mathew mengatakan bahwa bahan kimia yang membuat orang merasa bahagia ini dilepaskan ketika menanggapi berbagai fenomena seperti kesusahan, cedera, lari jarak jauh, memakan cokelat, serta memiliki kemampuan layaknya morfin bagi tubuh dan otak.

Penelitian yang melacak kadar molekul-molekul darah menunjukkan bahwa akupunktur meningkatkan kadar beta-endorphin sehingga mampu menurunkan tingkat rasa sakit pada pasien. Ketika pasien diberikan obat anti-morfin, efek dari akupunktur berkurang.

Ada teori lain yang menjelaskan mengapa akupunktur terbukti bekerja baik untuk mengatasi mual dan muntah akibat dengan kemoterapi. Kulit terhubung ke organ-organ dalam tubuh melalui refleks yang disebut refleks viscero-kulit. “Jika kamu menstimulasi kulit dengan jarum akupunktur. Kamu dapat mengubah pola aliran darah ke perut dan mengapa ini bisa menjelaskan efeknya pada mual dan muntah,” jelas Mathew.

Akupunktur juga memiliki efek pada sistem respons tubuh terhadap stres atau dikenal dengan sumbu hipotalamus-pituitary-adrenal (HPA). Penelitian melaporkan bahwa pasien akupunktur memiliki tingkat stres dan kecemasan yang lebih rendah setelah mendapat perawatan akupunktur, setidaknya untuk jangka pendek.

Terakhir, ada teori yang menjelaskan tentang mengapa akupunktur dapat bekerja pada kondisi tertentu. Sentuhan pada manusia mungkin banyak berhubungan dengan kekuatan penyembuh pada akupunktur.

“Ini adalah terapi sentuhan. Pada pengobatan Barat, dokter cenderung menjaga jarak dan tidak ingin menyentuh pasien,” kata Matthew. Seperti halnya seorang ibu mampu menenangkan anak hanya melalui fisik atau kehadirannya, menyentuh orang lain dengan maksud baik mungkin juga mampu mengurangi rasa sakit. Efek ini harus dilakukan dengan menghilangkan rasa takut dan kecemasan terlebih dahulu yang mempengaruhi persepsi orang akan rasa sakit.

Banyaknya pratek Akupunktur membuat sejumlah masyarakat lebih nyaman melakukan pengobatan dengan metode yang satu ini. Namun ternyata terapi kuno yang satu ini tak hanya dilakukan kepada manusia saja, melainkan kepada hewan juga.

Pet Akupunktur

Heran? Mengapa alternatif yang satu ini juga dilakukan kepada hewan. Mungkinkah kedokteran hewan mengetahui hal semacam ini? Terapi kuno dari China ini semakin populer saja dikalangan masyarakat luas.

Sama seperti halnya manusia ternyata hewan-hewan peliharaan ini melakukan juga melakukan terapi kuno guna untuk mencegah penyakit seperti halnya, penyakit nyeri muskuloskeletal dan kronis seperti arthritis atau masalah gastrointestinal. Seperti yang kita ketahui bahwa metode ini tak pernah dilakukan oleh dokter hewan.

Terapi hewan ini muncul beberapa dekade yang lalu, namun metode ini merupakan terapi yang konvensional. Dan perlu kamu ketahui bahwa masyarakat Akupunktur Veteriner Internasional (IVAS)sekarang memiliki anggota sekitar 1.900.

Dan mereka akan mengadakan sebuah konferensi di Cairns, Australia minggu ini dengan para praktisi dari 21 negara. Seperti halnya yang terjadi pada manusia, pengobatan akupunktur hewan ini juga banyak skeptisisme mengelilingi praktik pada hewan peliharaan. Jadi tak heran jika ada perdebatan akan terapi kuno ini. Bila mendapati hal semacam ini, apakah akupunktur dilarang?

Sebuah studi di tahun 2006 mengatakan “tidak ada bukti kuat untuk merekomendasikan atau menolak akupunktur”. Namun bagi sebuah ilmu kedokteran hal semacam ini tidak meyakinkan dan terbatas.

Adapun ribuan pemilik dan praktisi bersumpah bahwa prosedur tersebut membuat perbedaan pada kualitas kehidupan hewan peliharaan, terutama hewan tua dan sakit kronis. Karena teori utama dalam akupunktur ialah penghilang rasa sakit sementara. Sebagian kritikus berpendapat bahwa perbaikan yang dilihat pemilik adalah transfer dari “efek plasebo” kepada pengamat.

Lara Sypniewski, seorang profesor klinis kedokteran hewan kecil di Oklahoma State University,mengatakan bahwa seorang vokalis ‘advokat’ menanyakan bagaimana mengenai masalah ini “praktik yang membawakan Ted Talk”?

Nah dia menjelaskan bahwa pada saat itu ia sedang bingung akan obat yang akan diberikan kepada hewan peliharaan tersebut, ia tak bisa sembarangan memberikan obat kepadanya dikarenakan akan ada resiko yang akan mengenai kondisi kesehatannya. Maka dari itu pengobatan tradisional cocok dilakukan mengingat kondisi nya yang lemah ini. Yah mungkin kamu orang awam akan bertanya-tanya mengapa begitu repot sekali mempertahankan hewan peliharaan seperti itu?

Mungkin bagi kamu dia hanya sekedar hewan saja, namun disisi lain bagi mereka yang begitu menyukai sosok hewan ini akan memperatikan kondisinya layaknya mereka adalah sanak saudara. Bahkan dulunya hewan peliharaan akan tidur diluar, kini kebanyakan mereka sudah memiliki kamar layaknya seorang manusia. Bahkan kamu bisa lihat gambar dibawah ini, sosok kucing mungil yang dengan santainya melakukan metode pengobatan Akupunktur.

Gimana? Santai bangetkan guys, Liv Wills dari Hertfordshire di Inggris memposting sebuah gambar di media sosial. Kucing berusia 15 tahun, yang sedang terkena masalah yakni pada bagian pencernaanya. Ia pun melakukan metode ini dan tahukah kamu reaksi kucing ini? Hem, dia mengong kesakitan? Atau bahkan dia kabur seperti halnya anak SD yang takut disuntik?

Wah ternyata Barney dengan tenang menjalani akupunktur walau dia memiliki 14 jarum, termasuk satu di hidungnya dan dia bahkan tidak berkedip. Ini membuat pemiliknya begitu heran dan kagum. Inilah yang membuatnya memposting gambar kucing lucunya dan tak lupa pula ia memberikan caption pada gambarnya ‘Ini seperti sihir saja, ini kali pertamanya Barney melakukan Akupunktur dan murni ia seperti terkena hipnotis’.

Gimana adakah dari kalian yang pernah melakukan pengobatan ini? Adakah manfaat yang kamu dapat? Pasti ada dong iya? Nah maka dari itu sekian dulu artikel pada hari ini dan selamat membaca guys.