Miris, Progeria Menguasai Tubuh Anak Ini

Di usia dininya anak-anak, umumnya mereka memiliki wajah dan tubuh yang menggemaskan. Lihat saja wajah lucu yang kerap mereka tampilkan. Mulai dari senyuman dan tingkah lainnya yang tak habis-habis membuat orang yang disekelilingnya merasa terhibur. Namun bagaimana dengan anak-anak yang terserang penyakit Progeria. Progeria? Yah, anak yang usianya masih dini akan terlihat tua bila terkena penyakit ini. Dan tahukah kamu siapa sih sosok anak kecil yang masih ceria walau ia terserang penyakit aneh ini. Untuk itu mari kita baca artikel ini.

Adalia, Bocah Yang Menderita Progeria

Meski kondisi fisik yang Tuhan berikan kepada Adalia tidak sesempurna orang kebanyakan, dirinya tetap terlihat percaya diri dan senantiasa tersenyum di depan kamera. Sosok bocah ini kini sedang banyak dibicarakan oleh masyarakat luas. Bahkan banyak netizen dan teman-temannya yang kagum akan keteguhan Adalia. Tak heran bila akun media sosialnya pun ramai dikunjungi netizen yang jumlahnya mencapai jutaan. Sosoknya di sosial media kerap menuai respon yang positif hingga negatif. Ia pun pernah mendapatkan hinaan dari netizen sampai dirinya mengalami drop (timbulnya rasa kurang percaya diri).

Namun seiring berjalannya waktu, itu semua tidak memengaruhi keceriaan Adalia dalam menjalani kehidupannya. Bahkan Adalia terus memposting kesehariannya ke dunia maya atau sosial media. Adalia adalah bocah periang, dia sosok bocah yang banyak menginspirasi orang. Karena apa? Walaupun fisiknya yang tak sempurna seperti layaknya orang lain. Namun Adalia tetap bersyukur dan selalu ceria dalam keadaan apapun. Nah, gimana nih guys apa kalian masih ingin ngeluh dengan keadaan kalian sekarang. Masa kalian kalah dengan bocah yang satu ini. Untuk itu perbanyaklah rasa bersyukur atas nikmat yang telah kalian terima pada saat ini.

Apa Itu Progeria ?

Tahukah kamu Progeria ini penyakit jenis apa? Dan gejala apa yang timbul pada mereka yang terkena Progeria? Progeria merupakan penyakit kelainan genetika yang langka dan mematikan. Penyakit yang juga dikenal dengan nama sindrom Hutchinson-Gilford ini akan membuat fisik bayi menua terlalu cepat. Proses penuaan cepat ini akan dimulai dalam dua tahun pertamanya setelah dilahirkan. Progeria tidak menular dan bukan penyakit turunan, kondisi ini bisa menimpa siapa saja tanpa membedakan jenis kelamin atau ras. Bayi pengidap progeria umumnya hanya memiliki tingkat harapan hidup hingga 13 tahun saja, namun ada yang bertahan hidup hingga 20 tahun atau lebih. Progeria adalah penyakit yang terjadi karena adanya mutasi genetik. Mutasi genetik ini kemudian menyebabkan gangguan fungsi sel, jaringan dan organ penderitanya dan menyebabkan penderita terlihat cepat tua dengan drastis.

Gejala-Gejala Progeria

Pengidap progeria umumnya terlihat normal ketika dilahirkan. Progeria mulai menampakkan gejalanya setelah beberapa bulan pertama usai proses kelahiran. Awalnya bayi dengan Progeria akan menunjukkan gejala melambatnya proses pertumbuhan, yaitu bayi kesulitan untuk meningkatkan berat badannya. Dan inilah gejala Progeria.

  • Suaranya nyaring dan bernada tinggi.
  • Kulit keriput, muncul bintik-bintik dan menipis.
  • Pertumbuhan gigi menjadi lambat dan tidak normal.
  • Rambut rontok, termasuk bulu mata dan alis.
  • Pembuluh darah di bawah kulit bisa terlihat jelas.
  • Daun telinga melebar.
  • Bentuk bola mata besar menonjol keluar dan kelopak mata tidak bisa tertutup sempurna.
  • Lemak tubuh dan otot perlahan menghilang.
  • Ukuran kepala tidak proporsional, tampak besar dibandingkan tubuhnya.
  • Ukuran wajah menyempit (mungil) dan rahang bawah lebih kecil.
  • Pendengaran memburuk.
  • Tulang rapuh.
  • Dislokasi panggul.
  • Penyakit jantung dan pembuluh darah yang cukup parah.
  • Resistensi terhadap insulin.
  • Persendian kaku.
  • Jaringan ikat dan kulit mengeras dan menebal menyerupai skleroderma.

Pengobatan Progeria

Pastinya semua orang tua tak menginginkan bila ini terjadi pada buah hatinya. Adapun cara pengobatan dan penyembuhan yang dilakukan oleh tim medis untuk penyakit langka ini adalah obat-obatan yang hanya bersifat meringankan atau menunda munculnya gejala-gejala penyakit. Sungguh penyakit yang mengerikan. Untuk itu inilah obat-obatan yang diberikan kepada penderita Progeria.

1. Inhibitor farnesyltransferase (FTI)

Salah satu jenis obat untuk kanker yang mungkin bisa dikonsumsi penderita Progeria untuk memperbaiki kerusakan sel-sel tubuh. Tapi obat ini masih dalam tahap penelitian lebih lanjut.

2. Aspirin dosis rendah

Dengan mengonsumsi aspirin dosis rendah setiap hari bisa mencegah serangan jantung dan stroke pada penderita Progeria.

3. Hormon pertumbuhan

Pemberian hormon pertumbuhan pada penderita Progeria berfungsi untuk menghambat produksi protein prelamin A yang abnormal. Hormon ini juga bisa membantu menambah berat badan dan tinggi anak penderita Progeria.

4. Obat kolesterol dan antikoagulan

Dokter akan memberikan kedua jenis obat ini untuk menurunkan kadar kolesterol dan mencegah penggumpalan darah di tubuh penderita Progeria.

Itulah obat yang akan diberikan kepada sih penderita Progeria. Anak penderita Progeria juga akan diberikan terapi fisik. Tujuannya agar pengidap Progeria tetap bisa aktif walaupun memiliki masalah pada panggul atau persendian kaku. Pada anak pengidap progeria, gigi tetap bisa tumbuh sebelum gigi susunya tanggal. Terkadang diperlukan tindakan untuk mencabut gigi susu, agar tidak merusak posisi gigi tetap. Pastinya penyakit ini membuat orang tua terpukul atas apa yang terjadi pada buah hatinya.

Yah, penyakit tetaplah menjadi penyakit. Dokter dan tim medis lainnya hanya dapat memeriksa dan memberikan apa yang mereka dapat berikan, seperti halnya melakukan penanganan atau pemeriksaan kepada sih penderita. Namun Tuhan lah yang dapat merubah segalanya. Untuk itu teruslah bersyukur atas keadaan fisik mu yang sekarang karena banyak mereka yang diluar sana tak seberuntung kamu.