Penjelasan Mengenai Nyctophobia

Phobia adalah rasa takut pada suatu hal atau fenomena berlebihan. Hal ini akan berdampak pada emosi seseorang. Phobia biasanya disebabkan karena seseorang mengalami trauma masa lalu dan biasanya trauma itu membekas didalam kesadarannya. Mungkin bagi kita yang tak memiliki gejala semacam ini akan merasa aneh jika disekeliling atau orang terdekat yang memiliki macam phobia. Ketakutan tersebut dapat timbul saat menghadapi situasi, berada di suatu tempat, atau ketika melihat hewan tertentu.

Dalam kondisi fobia yang parah, penderitanya akan berusaha menghindar dari objek yang dapat memicu ketakutan. Fobia sebenarnya termasuk ke dalam penyakit gangguan kecemasan. Kondisi ini dapat membuat penderitanya depresi, panik serta membatasi kegiatan. Namun pada kesempatan ini phobia yang akan kita bahas ia Nyctophobia. Adakah dari kalian yang paham akan “nyctophobia”? Untuk itu, yuk kita simak ulasannya dibawah ini.

Pengertian Nyctophobia

Nyctophobia merupakan salah satu jenis phobia atau ketakutan abnormal pada suasana malam atau kegelapan. Nyctophobia ini bisa saja dimiliki oleh semua orang, meskipun mereka menganggap bahwa mereka tidak memiliki ketakutan pada malam atau hal-hal yang gelap. Berdasarkan penelitian dikatakan bahwa sebanyak 90 persen penderita nyctophobia paling banyak dialami oleh anak-anak. Seperti yang kita tahu bahwa anak-anak begitu cemas apabila malam telah tiba. Secara bahasa, sindrom Nyctophobia adalah takut akan kegelapan atau malam.

Ada beberapa orang yang benar-benar takut dan resah saat malam tiba. Ketakutan ini bahkan tidak rasional dan membuat seseorang seperti enggan tidur. Otak orang yang menderita Nyctophobia memiliki persepsi yang menyimpang dari suatu bencana yang akan datang dan membayangkan bahwa bisa terjadi selama malam atau gelap datang. Nah, perlu untuk kalian tahu bahwa penderita phobia ini akan merasa takut apabila melihat lubang hitam, lorong-lorong gelap dan ruangan yang gelap atau bahkan gambar yang gelap.

Saat melihat hal-hal yang gelap ini, seseorang yang menderita nyctophobia akan berhalusinasi dan membayangkan hal-hal buruk terjadi kepadanya. Seperti memiliki trauma yang mengerikan, bahkan mereka akan mengalami sesuatu yang melelahkan seperti halnya kepanikan yang membuat tubuh gemetar, berkeringat, hingga kesulitan bernapas secara spontan. Sungguh sangat menyedihkan, mungkin malam hari adalah ancaman bagi penderita nictophobia ini. Lalu bagimanakah penyebab seseorang mengalami phobia?

Penyebab Nyctophobia

Ada banyak yang tidak tahu akan sindrome ini, padahal jika seseorang telah mengalami sindrom nyctophobia harus segera dilakukan pengobatannya. maka dari itu ketahui sejak dini sebelum terlambat untuk mengetahui apa saja penyebabnya bahkan ciri dari phobia ini juga harus kalian pahami agar tak bingung dan merasa aneh jika menjumpai sosok phobia ini.

Merasa gelisah saat malam atau gelap datang yang jelas hal tersebut dapat berakibat buruk pada kesehatannya juga. Dalam kasus yang ekstrem, mereka bisa sangat panik saat di tempat gelap hingga tak dapat mengontrol dirinya sendiri. Maka dari itu ada baiknya jika membahas mengenai penyebabnya.

  • Trauma Waktu Kecil

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa mereka yang memiliki phobia cenderung pula memiliki masa yang mengerikan pada waktu kecil. Seseorang yang pernah mengalami peristiwa menyedihkan yang berhubungan dengan kegelapan cenderung memiliki phobia pada kegelapan (nyctophobia). Contohnya saja, saat masih kecil sering dihukum dengan dikunci atau dikurung dalam ruangan yang gelap atau pernah mengalami kekerasan, pelecehan, kecelakaan hingga tersesat pada tempat-tempat yang sunyi dan gelap.

  • Faktor Evolusi

Nyctophobia juga telah dikaitkan dengan evolusi manusia. Pada periode awal, orang digunakan untuk pergi untuk berburu di malam hari dan menghadapi binatang buas. Kegelapan telah dianggap sebagai tempat tinggal kejahatan, monster dan makhluk paranormal. Ini adalah alasan kegelapan menjadi tema utama dari film horor dan Halloween. Dengan demikian, nyctophobia juga bisa dihasilkan dari perilaku yang dipelajari yang telah diberikan oleh evolusi manusia itu sendiri.

  • Gangguan Pada Kesehatan Mental

Terkadang hal-hal yang dianggap sepela dan biasa bisa menjadi hal yang sangat luar biasa terhadap orang lain. Bahkan masalah kegelapan ini, mereka beranggapan bahwa ini adalah sebuah peristiwa yang sangat mengerikan. Hingga mereka tak bisa mengontrolnya, ia hal ini kerap terjadi pada mereka yang memiliki masalah pada kegelapan.

Masalah kesehatan mental juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan nyctophobia. Apabila kesehatan mental memburuk hingga menimbulkan depresi, hal ini bisa memicu terjadinya nyctophobia. Depresi ini akan memicu ketakutan pada diri seseorang apabila berada di tempat gelap.

Nyctophobia sendiri termasuk dalam gangguan psikologis yang serius dan dapat mempengaruhi baik kesehatan fisik maupun mental seseorang. Untuk itu, orang yang mengalami sindrom ini sangat memerlukan perawatan medis. Karena bagi mereka yang menderita nyctophobia, rasa takut yang berlebihan terhadap situasi gelap tersebut tidak hanya berlangsung selama beberapa hari saja, melainkan bersifat menetap selama kurun waktu tertentu. Bahkan dibawah ini terdapat beberapa ciri dari penderita nyctophobia;

  1. Cemas, yah ketakutan seperti halnya orang gila. Mereka akan begitu cemas bila malam hari menghampiri, bahkan ketika hendak malam semua lampu termaksud lampu luar ruangan harus tetap menyala agar kecemasan tak begitu besar.
  2. Didalam Kamar, mungkin orang yang mengalami phobia ini dia akan berada di dalam kamar dan terus berada disana sampai Matahari menerangi bumi ini, karena seperti yang dijelaskan bahwa mereka akan cemas ketika malam telah tiba.
  3. Tak mau kemana-mana, cobalah ajak mereka (yang mengidap sindrom ini) untuk keluar pada malam hari. Entah itu nongkrong ataupun jalan, mereka dengan cepat akan menolak dan tak mau beranjak kemana-mana. Baginya kamar adalah tempat yang nyaman yang bisa menenagkan hati.
  4. Menyendiri, sedih melihat mereka yang hanya bisa menyendiri pada malam hari. Merasa seperti sosok yang aneh karena begitu khawatir akan dirinya yang menghadapi waktu malam.
  5. Gelisah yang merusak kesehatan, tak tenang bila malam hari. Mungkin mereka juga terjaga sepanjang malam karena begitu gelisah akan kegelapan.

Bahaya Sindrom Nyctophobia juga dikenal sebagai scotophobia, Lygophobia atau Achluophobia adalah sebuah sindrome yang takut akan dengan malam hari (kegelapan) ini menjadi sebuah penyakit serium yang tidak menyerang raga, tapi fikiran. Itulah sebabnya mengapa pada dasarnya sindrom phobia pada malam atau gelap ini bisa saja disembuhkan.

Namun penyembuhannya relatif lebih sulit karena yang ditakutkannya akan hadir setiap hari, yaitu malam. Berbeda dengan orang yang phobia dengan ketinggian, mereka cenderung tidak masalah pada hidupnya selama tidak berada di tempat tinggi. Phobia gelap bisa terjadi sebagai akibat dari salah satu pengalaman yang terjadi pasa masa lalu :

  • Mimpi buruk dan terbangun di tempat gelap.
  • Punya pengalaman hampir tenggelam.
  • Bangun dari mimpi buruk dengan kepala tertutup sarung/selimut, bantal atau barang yang lain.
  • Bangun tidur dan berada diruangan yang tidak dikenal.
  • Hadir pada pemakaman keluarga atau sahabat dan timbul perasaan takut, khawatir dll.
  • Dikurung di ruang gelap tanpa ada pintu keluar.
  • Terperangkap suasana badai atau petir.
  • Bangun tidur dan mendengar suara asing didalam atau luar kamar yang mengganggu.
  • Suasana gaduh, berantem dan anak terbangun kaget dari tidur.

Penderita nyctophobia juga biasanya menyadari bahwa sebetulnya rasa takut yang mereka miliki cenderung berle­bihan atau tidak wajar. Tetapi, mereka tidak bisa menguasai atau mengontrol diri agar tetap bersikap wajar dan te­nang ketika berada dalam situasi gelap. Hal ini mengakibatkan pende­rita nyctophobia selalu menghindari tempat-tempat gelap atau berusaha sebisa mungkin untuk tidak berada dalam situasi gelap. Salah satu ciri khas yang hampir selalu ada pada setiap penderita nyctophobia adalah tidak mematikan lampu kamar saat tidur.

Nah mungkin sebagain dari kita bakalan merasa kehidupan seseorang begitu tak beruntung karena memiliki phobia ini, namun adakah cara untuk mengatasi phobia ini agar kehidupan seseorang dapat berjalan dengan normal layaknya manusia lainnya.

Cara Menangani Phobia Gelap

Orang yang mengalami phobia biasanya tidak tahu pasti apa yang menyebabkan mereka mengalami ketakutan yang orang lain tidak alami. Biasanya mereka kesulitan menemukan sumber ketakutan mereka yang menimbulkan dampak yang tidak wajar dan berlebihan. Begitu pula halnya dengan phobia terhadap gelap, tidak semua orang tahu dengan pasti apa yang menyebabkan rasa takut mereka muncul.

Pada dasarnya, apapun bentuk fobianya, semuanya digolongkan ke dalam suatu kelompok gangguan-gangguan cemas, tepatnya gangguan cemas (anxietas) fobik. Penanganan terhadap fobia dapat dilakukan melalui terapi psikologi, salah satunya yang efektif adalah terapi perilaku kognitif. Terapi ini membantu pasien mengubah cara pandang dan cara bersikap terhadap suatu masalah. Dalam kasus fobia, ahli terapi akan membantu pasien mengatasi rasa takut melalui teknik pemaparan atau desentisasi.

Dengan teknik pemaparan terhadap benda atau suasana yang ditakuti, rasa takut diharapkan dapat berkurang secara bertahap sehingga pada akhirnya pasien dapat mengendalikn fobia yang dialami. Terapis akan mengajarkan cara relaksasi yang berbeda seperti kontrol pernapasan, visualisasi pikiran dan bermeditasi cara untuk mengurangi rasa takut. Melalui eksposur rutin, orang membangun toleransi untuk rasa takut dan tertekan.

1. Melatih Penglihatan Pada Malam Hari

Ketika kita baru masuk dari ruangan yang terang ke ruangan yang gelap, kita pasti tidak dapat melihat apa-apa. Namun perlahan mata kita akan mulai dapat menangkap obyek-obyek di dalam ruangan. Cobalah menyebutkan benda-benda yang kamu lihat. Dengan mampu menggambarkan apa yang kamu lihat, indera penglihatan malam hari ini akan meningkat dan rasa takut akan berkurang.

2. Dahulukan Logika

Nah, maksud dari kata “dahulukan logika” yakni, kebanyakan rasa takut itu tidak logis dan secara alamiah emosional. Menerapkan logika dalam masalah emosional tampaknya berlawanan, tetapi sebenarnya tidak. Misalnya kamu sedang berbaring di tempat tidur, ingin ke kamar mandi tetapi takut keluar karena ada bayangan gelap di sudut ruangan.

Segera nyalakan lampu ruang tidur dan amati apa sebenarnya bayangan itu. Begitu kamu mulai merasakan bahwa rasa takut menguasai kamu, mulailah berpikir rasional dengan mengatasi takut itu dengan fakta-fakta. Lihat apa yang mengganggu kamu. Mungkin itu hanya bayangan pakaian yang digantung di belakang pintu. Maka dari itu kalian dapat mengetahui hal apa saja yang terdapat didalamnya.

3. Ajak Teman Jalan-jalan Malam Hari

Mungkin sangat sulit untuk bisa membawa serta membujuknya hanya untuk sekedar makan bentar diluar rumah. Salah satu cara untuk mengatasi rasa takut adalah menghadapinya. Berjalan di kegelapan ditemani beberapa orang membuat kamu akan melangkah dengan percaya diri dan berani.

Tak perlu banyak berbicara, nikmati saja suara-suara alam di sekitar seperti suara jangkrik atau embusan angin yang menerpa pepohonan. Akan sempurna jika bulan sedang purnama karena kamu akan menikmati indahnya malam hari. Maka dari itu kalian yang memiliki phobia ini harus lebih bersabar dalam proses pengobatan, karena secara bertahap pastinya akan mengurangi rasa kecemasan dalam diri kalian akan kondisi gelap.

Terdapat banyak phobia yang bisa dialami oleh manusia, bahkan trauma pada masa kecil dapat menjadi suatu penyebab anda mengalami phobia, tergantung bagaimana anda menyikapi suatu hal agar hal tersebut tak menghantui jiwa anda. Untuk itu bagi kalian yang memiliki phobia ada baiknya jika melakukan suatu terapi atau konsultasikan masalah tersebut ke pihak medis atau dokter yang anda percaya agar masalah phobia tak menjadi masalah dan hambatan anda dalam bersosial.