Wajib Militer, Balada Bagi Transgender Thailand

Ternyata bukan hanya di Korea saja yang mengharuskan para lelakinya ikut wajib militer. Ternyata negara Tahiland yang terkenal akan lelaki cantiknya ini juga diharuskan bagi setiap lelakinya untuk ikut wajib militer. Pada usia mereka yang beranjak 21 tahun, mereka akan dipanggil untuk pemilihan karena sistemnya ada yang menggunakan undian. Jika kartu yang didapat warna hitam, maka dia dibebaskan dan diberi pulang. Namun jika mereka mendapatkan kartu berwarna merah, diwajibkan baginya membantu militer Thailand selama 2 tahun.

Wajib militer atau conscription adalah sebuah agenda wajib yang harus dilalui oleh kaum pria dewasa sebagai bagian dari pengabdian. Pria muda dengan umur di atas 21 tahun diwajibkan untuk melakukan latihan militer selama beberapa tahun lalu melakukan operasi-operasi militer secara langsung sebagai bagian dari program bela negara. Wah, bagus dong kalau begitu pria-pria pastinya akan mendapatkan pembelajaran. Namun gimana dengan lelaki cantik di Thailand ya? Apa mereka akan ikut wajib militer ? Duh, kalau beneran gimana yah penampilan mereka wkwkwk. Untuk itu yuk, kita baca aja bagaimana reaksi dan penampilan mereka.

Transgender

Diwajibkannya bagi seluruh pria yang ada di Thailand bila memasuki usia 21 tahun, mereka wajib mengabdi kepada negaranya semalam 6 bulan atau bahkan sampai 2 tahun lamanya. Para wanita transgender di Thailand ketakutan karena jadi target wajib militer, di mana mereka wajib menjalani pemeriksaan yang memalukan untuk membuktikan jenis kelamin mereka. Beberapa dari mereka stres dan berpikir untuk bunuh diri. Duh…. mbak, eh maksudnya mas jangan sampek deh bunuh diri. Gimana nggak terkejut dan hampir bunuh diri, mereka yang memiliki jiwa seperti layaknya wanita harus mengikuti wajib militer.

Namun pihak militer membebaskan para wanita transgender dari wajib militer jika mampu membuktikan diri sebagai perempuan, bukan berpura-pura sebagai perempuan. Mereka yang bisa menunjukkan sertifikat atau akta lahir sebagai perempuan juga bebas dari wajib militer. Untuk pembuktian para wanita transgender dipaksa antri untuk menjalani pemeriksaan yang memalukan. Mereka menunggu dipanggil namanya oleh seorang perwira militer. Kasihan banget deh mas cantik itu ya harus menunggu antrian.

Begini Penampilan Para Transgender

Ternyata dari sebagian transgender nggak memperdulikan apakah mereka ikut wajib militer apa nggak. Bahkan dengan percaya dirnya ia datang ke lokasi pendaftaran. Namun selalu ada pemandangan unik saat proses pendaftaran wajib militer di Negeri Gajah Putih tersebut. Di antara barisan para pria, sering terlihat sosok wanita cantik yang juga ikut mengantri untuk mendaftarkan diri. Meski dikenal sebagai negara yang menerima transgender, pemerintah setempat rupanya tetap memberlakukan aturan yang sama pada mereka. Yaelah, kasihan bener para transgender ya. Bahkan dia pun sudah mengakui transgender sebagai jenis kelamin, tapi hukum tetap melarang mereka untuk merubah jenis kelamin di kartu tanda penduduk (KTP).

Mereka terpaksa harus tetap mendatangi tempat pendaftaran wamil (wajib militer) ketika mendapatkan panggilan. Aturan ini bisa tidak berlaku jika para ladyboy tersebut telah melakukan operasi pergantian alat kelamin. Bagi yang telah melakukan operasi, mereka hanya harus menunjukan secara langsung organ intimnya di depan petugas. Dengan demikian, mereka bisa mendapatkan sertifikat bebas wamil. Yah, memalukan banget pasti, namun semua itu harus dilakukan agar mereka terhindar dari wajib militer.

Uniknya Thailand Melakukan Lotre Untuk Wamilnya

Para lelaki nya begitu tegang bila nama mereka dipanggil dan pastinya mereka berharap akan mendapatkan kartu berwarna hitam. Agar mereka dibebaskan dari wajib militernya. Namun sungguh malang, bagi sebagian penduduk pria di Thailand, wajib militer adalah sebuah bencana. Mereka selalu ketakutan jika harus dipanggil untuk mengambil lotre dan mempertaruhkan nyawanya untuk negara secara paksa. Pasalnya banyak yang menentang adanya wajib militer, bukan karena tak ingin membantu negara, namun hal seperti ini tak baik karena sebagian dari kami menolak adanya wajib militer ini.

Sekitar 100.000 pria yang dibutuhkan dalam agenda wajib militer di setiap kota atau desa akan diberi kuota tertentu dalam misi pengiriman pria yang akan dilatih dan akhirnya dikirim untuk perang secara langsung. Pemilihan calon tentara biasanya dilakukan dengan mengambil undian yang disiapkan oleh pihak militer.

Mmereka juga memaksa bahwa setiap transgender harus ikut wajib militer. Inilah yang dikatakan mereka sangat memaksa. Ketakutan terus menyelimuti para transgender. Dalam pemeriksaan, seorang dokter akan membawa mereka ke ruang pribadi atau di belakang dinding. Mereka akan dilihat apakah memiliki payudara dan mengalami perubahan jenis kelamin atau tidak. Jika ia mereka akan dibebaskan dari wajib militer, namun bila mereka belum mengubah jenis kelaminnya, maka wajib bagi mereka untuk mengikuti peraturan yang satu ini (wajib militer). Karena wajib militer ini dilakukan atas partisipasi mereka dalam membela negaranya.

Mau bilang kasihan atau bahkan mau bilang iii tega amat ya bila seorang transgender ikut wajib militer. Nggak kebayang deh. Bener nggak bakalan kebayang ya. Lelaki secantik itu ikut dalam misi membela negara. Yang ada mereka malah gangguin lelaki tulen yang ada disana. Wkwkwwk. Oke guys sekian dulu ya. Udah jangan ketawa mulu hehehe..