Meski Tua, Nenek Ini Berani Melakukan Olahraga Ekstrim

Kasihan bener sih nenek itu ya, ia harus ditempatkan di panti jompo karena anak-anaknya sibuk dengan keluarganya masing-masing. Kok masih ada ya anak yang tega ninggalin ibunya ke panti jompo. Andai nenek itu masih sehat dan kuat. Pastinya dia akan memarahi anak-anaknya karena telah memperlakukannya seperti itu.

Nenek? Mungkin akan terlintas dibenak kita bahwa dia adalah sosok yang lemah, yang lupa akan sesuatu (lemahnya daya ingat) dan merupakan seseorang yang begitu bawel atau juga nenek gaul yang sering nongkrong di cafe atau di sosial media. Duh…. nek jangan sampai nongkrong di cafe atuh, entar nenek masuk angin lagi karena ac nya begitu dingin. Hihihii… Bicara soal nenek-nenek pastinya kamu belum pernah dengarkan bahwa ada seorang nenek yang berani melakukan tindakan ekstrim, tindakan ekstrimnya berupa olahraga di udara loh. Yah kali kan nenek-nenek itu sudah tua dan sakit-sakitan. Beda halnya dengan nenek yang satu ini karena dia bisa disebut sebagai anak remaja. Lah, kok bisa seperti itu? Nah, pastinya kamu sangat penasaran kan? Iya dong pastinya kamu bener-bener penasaran, untuk itu biar nggak lama-lama nih kita baca aja yuk biar penasarannya hilang.

Nenek Lincah Dengan Segala Keberaniannya

Sepertinya sebutan nenek tak pantas baginya, apa karena wajahnya masih terlihat cantik? Atau karena dia sangat jago menari dan bernyanyi? Eitss bukan itu, tapi karena kesehatan dan keberanian yang ada pada nenek ini. Bisa kita katakan bahwa dia bukanlah seorang nenek, melainkan anak dewasa yang sedang menguji nyalinya. Semua orang tentunya ingin selalu dalam kondisi sehat dan bugar, namun pada saat usia sudah lanjut maka kondisi fisik biasanya juga mulai menurun. Karena faktor umur tersebut terkadang para lansia mulai meninggalkan hobi ataupun kegiatan yang menguras energi mereka. Karena bila terlalu melakukan aktivitas yang berat, mereka akan mengalami kecapean dan pegal-pegal pada bagian tubuhnya.

Bagi nenek dari Tiongkok ini, di usianya yang menginjak 69 tahun, nenek yang bernama Li Jianxin hingga kini masih menggeluti hobi ekstrimnya, ia tetap ingin seperti mudanya dulu. Karena baginya hobi tetaplah hobi. Walau usianya yang terbilang sudah begitu tua, namun dia tetap melakukan apapun yang dia mau. Karena baginya bersenang-senang adalah hak semua orang. Nenek Li kini menjadi paraglider tertua di Tiongkok. Ia bahkan tidak membiarkan usianya memperlambat antusiame untuk berolahraga ekstrim. Keberanian ini patut diancungi jempol ya guys. Pasalnya nenek tua ini tak takut akan hal-hal buruk yang akan terjadi padanya saat melayang diudara.

Tanggapan Orang Lain Akan Hobinya

Memiliki hobi biasa ataupun ekstrim adalah hak semua orang. Bahkan hobi ekstrim pun tak mengenal usia. Lihat saja tingkah dari nenek yang berasal dari China ini. Selain lincah, ia juga begitu berani menghadapi tantangan pada hobi-hobi barunya. Nenek ini tak kalah hebatnya dengan anak muda yang ada. Bahkan beberapa mereka beranggapan kalau nenek Li harus melakukan hobi yang biasa saja karena takut akan kesehatan pada dirinya. Ada juga yang merasa malu bila melihat nenek ini melakukan olahraga paraglider (seni melayang diudara). Karena minder akan kebaranian dan tekadnya dalam melakukan seni melayang tersebut. Namun ini hal pertama kalinya yang ia lakukan karena sebelumnya ia belum pernah melakukan hal se ekstrim ini. Seperti kata hiasan aja yah. Semangkin tua semangkin aneh saja tingkahnya. Hehehe..

Kendala Yang Terjadi Saat Melakukannya

Yakin nih nenek mau melakukan hal ini? Banyak orang yang selalu mengatakan hal tersebut ketika dia hendak ingin melakukan pelayangan diudara tersebut. Biasanya kendala yang sering terjadi adalah kurang pahamnya para pelayang dalam hal mengendalikan layangan atau bisa jadi ketakutan tiba-tiba melandanya. Namun beda dengan nenek Li, kendala yang ia temui adalah saat mereka para pelayang lainnya yang terlalu berlebihan menghawatirkan kondisinya. Ia seakan terlalu diremehkan karena usianya tak muda lagi. Bahkan sebagian orang ingin dia tidak melakukan hal konyol tersebut.

Nenek ini tidak memeperdulikan omongan ataupun tanggapan mereka. Karena baginya ia mampu dan berani dalam melakukan hobi ekstrimnya tersebut. Ia mengaku bahwa ia telah mempelajari tekniknya sebelumnya, agar dia mengerti akan cara melayang diudara. Kini nenek Li menjadi paraglider tertua di Tiongkok. Ia bahkan tidak membiarkan siapapun melarang aksinya dalam melakukan hobi ekstrimnya tersebut. Dia begitu menyukai sensasi dari paralayang. Dia seakan memiliki sayap untuk terbang, bahkan dia tidak merasa ketakutan ataupun cemas. Malah sikap tenang dan santailah yang diperlihatkan nenek ini.

Namun sungguh disayangkan karena usianya telah senja, nenek Li tidak bisa mendapatkan lisensi (surat izin) untuk berpartisipasi dalam berbagai kompetisi. Tentunya itu akan menjadi kabar baik bagi orang-orang yang melakukan paralayang atau disebut paraglider muda. Wah, sungguh kasihan ya buat nenek Li dia tidak dapat merayakan kompetisi melayang diudara lagi.

Duh, jadi sedih deh liat Nenek Li yang tidak turut ke acara kompetisi. Padahalkan seru nantinya liat aksi nenek ini yang bakal buat para paraglider muda cemas, lagian nenek ini masih kuat dan lincah. Hem, sabar ya nek mungkin lebih baik nenek melakukan hobi yang biasa-biasa aja biar nggak dilarang lagi. Okedeh sekian dulu ya untuk hari ini.